
Kita pergi ke cerita cinta segitiga ya, antara Mona, Fajar dan Nita
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Beberapa bulan kemudian.
Ponsel Nita berdering, menandakan ada pesan masuk ke dalam nya.
Nita yang baru saja mengganti baju nya, karena baru saja mengantar Fajar kontrol langsung mengambil ponsel nya.
Nita mengernyitkan kening nya.
📩 Mona.
" Selamat pagi Nit, maaf kalau pagi pagi aku sudah mengganggu kamu, tapi ada yang mau aku katakan kepada kamu Nit, apa kamu ada waktu untuk kita bertemu."
Nita menghembuskan nafas panjang nya, ia harus bagaimana saat ini, tapi bagaimana pun ia berdosa kalau masalah ini harus berlarut larut, ia juga harus merelakan kalau nanti suami nya lebih memelih Mona, sekarang di antara mereka sudah ada anak yang akan lahir sebentar lagi.
Ia juga ingat pesan dari yang El sampai kan dulu, kita sebagai manusia hanya bisa berlapang dada untuk memaafkan kesalahan orang lain, kita tidak kita menghakimi kesalahan orang lain sedangkan kita juga ikut andil dalam masalah tersebut.
Nita membuka pesan Mona dan membalas nya.
📤 Me
" Baik, kita bertemu dimana?."
__ADS_1
Balas Nita.
Tidak berapa lama ponsel Nota berdering lagi.
📩 Mona
" Kita bertemu di rumah sakit jam 09.00"
Deg....
Jantung Nita berdetak begitu cepat, kenapa di rumah sakit, dengan rasa penasaran Nita tidak membalas pesan dari Mona melainkan langsung menelpon.
Tut... Tut.... Tut.....
" Mona kenapa mengajak aku ketemu di rumah sakit." Kata kata itu teringang di fikiran Nita.
Ponsel Nita berdering lagi.
📩 Mona
" maaf kalau telp kamu tidak aku angkat Nit, kamu tidak perlu khawatir kan aku, aku hanya ingin bertemu besok dengan kamu sama mas fajar ya, jangan lupa ya, aku tunggu, terima kasih."
Nita, duduk di atas tempat tidur, hati nya semakin tidak karuan setelah menerima pesan dari Mona, tapi ia segera menghilangkan fikiran tersebut.
" Sayang, ada apa?." Tanya Fajar yang baru saja masuk ke dalam kamar dan melihat Nita seperti mempunyai beban.
__ADS_1
" Eh, mas, duduk sini." Ajak Nita dengan tersenyum.
" Ada apa, kamu bicara saja sama mas." Ucap Fajar dengan menggenggam tangan Nita.
" Aku dapat pesan dari Mona..." Ucap Nita pelan, lalu Nita juga melihat ekspresi dari Fajar setelah menyebutkan nama Mona lagi setelah beberapa bulan ini fajar tidak mendengar nya.
Selama ini Nita yang merawat Mona, meskipun tidak dengan tangan nya sendiri, namun Nita menggunakan jasa ART untuk merawat Mona, saat itu Nita tidak mau menjadi wanita yang egois, yang hanya memikirkan nasib nya saja lalu mengorbankan nasib wanita lain.
" Mona..." Ucap Fajar dengan suara bergetar.
" Iya Mona mengirim pesan kepada ku, kata nya besok ia mengajak kita bertemu mas." Ucap Nita
" Tapi...." Ucapan fajar di potong oleh Nita.
" Mas fajar tidak usah takut, apalagi takut memikirkan aku nanti ke depan nya bagaimana, mas fajar percaya saja, apa yang akan kita terima hasil nya nanti, kita harus berlapang dada untuk menerima nya ya." Ucap Nita menggenggam tangan Fajar dengan tersenyum.
Namun fajar bisa melihat kalau senyuman istri nya itu senyuman yang penuh dengan luka dan kekecewaan, tapi dengan segera ia membalas senyuman istri nya, bagi nya saat ini, ia hanya ingin hidup dengan wanita yang saat ini berada di depan nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1