Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 304


__ADS_3

" Dok bagaimana dengan kondisi pasien." Tanya Nita.


" Maaf kan kami, pasien mengalami komplikasi dan saat ini pasien sedang koma, jadi kita banyak banyak berdoa, semoga pasien segera sadar dari koma nya nya, dan saat ini pasien berada di ruangan ICU." Ucap dokter lalu pergi meninggalkan mereka di sana.


Nita merasa dunia nya runtuh, bagaimana bisa ia melihat Mona terbaring lemah dengan kondisi banyak alat bantu yang berada di tubuh nya


Beberapa Minggu, baik Tomi, Nita dan fajar bergantian ke rumah sakit untuk melihat kondisi Mona, anak Mona di beri nama Jundi Akira Benjiro, yang arti nya, prajurit cerdas yang membanggakan dan saat ini Ben juga sudah ikut pulang Nita dan Fajar.


" Fajar, Nita, aku punya saran, bagaimana kalau Mona aku bawa ke luar negeri saja, seperti rencana awal kita." Tanya Tomi kepada Fajar dan Nita yang saat ini mereka menjenguk Mona secara bersamaan.


" Kalau aku mengikuti apa yang terbaik untuk Mona kak, yang terpenting bagi aku adalah Mona sembuh dan bertemu dengan Ben." Ucap Mona


" Aku pun sama Tom, lebih baik begitu, aku yakin di luar sana pasti banyak alat yang lebih canggih lagi.' ucap Fajar.

__ADS_1


" Baik, kalau setuju, aku akan segera temeui dokter yang menangani Mona setelah itu baru aku akan ajak Mona ke sana." Ucap Tomi


Beberapa hari kemudian, dokter yang menangani Mona memberi ijin dan ia juga ikut ke sana untuk mendampingi Mona.


Saat di bandara Nita dan Fajar tiba tiba ingin bertemu dengan Mona sebelum Mona berangkat ke laut negeri, meskipun Mona belum sadar, tapi kemungkinan besar Mona pasti bisa mendengar apa yang di ucapkan oleh Nita.


" Mon, kamu harus sembuh ya, ingat ada Ben yang selalu akan menunggu kamu di sini." Ucap Mona dengan Derai air mata.


Setelah mengucapkan itu, Tomi dan rombongan segera naik pesawat yang sudah di siapkan oleh nya.


Di rumah dinas Fajar dan Nita.


" Kamu istirahat dulu Yank, kamu pasti capek." Ucap Fajar yang berjalan pelan, meskipun saat ini sudah tidak memakai tongkat lagi.

__ADS_1


" iya mas, kepala ku juga lagi pusing, mumpung Ben tidur, aku mau tidur dulu ya " ucap Nita.


" Iya sayang, biar Ben sama mas saja, mandi air anget aja Yank, biar enakkan, kalau emang pusing banget jangan lupa minum obat ya, mas akan buatin kami teh anget.' ucap Fajar, Nita hanya menganggukkan kepala nya saja, ia juga tidak mengerti kenapa tubuh nya beberapa hari ini mudah lelah dan lemas.


Nita masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi, setelah itu ia langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur, di samping nya juga sudah ada Ben yang tidur dengan nyenyak.


" Kamu sangat tampan nak, kamu seperti papa, semoga kelak kamu menjadi anak kebanggaan ya." Ucap Nita sambil mengecup pipi Ben dengan gemas.


Fajar masuk ke dalam kamar dengan membawa segelas teh hangat di tangan nya, Fajar Tersenyum dengan apa yang ia lihat di depan nya, bahkan saat ini ia begitu bangga dengan istri nya, Nita dengan tangan terbuka merawat Ben yang anak dari selingkuhan suami nya itu.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....



__ADS_2