Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 2


__ADS_3

" Apa yang di katakan oleh bunda benar nak, bukan kami tidak menyetujui rencana kamu, kenalkan dia pada kami, beri kami waktu untuk melihat, apa ia pantas untuk kamu, bagaimana pun kamu adalah putra kesayangan kami, kami tidak mau kamu kecewa nak, besok bawa dia untuk bertemu dengan mama dan bunda ya." ucap Siska


Langit menatap 2 wanita yang berharga buat nya, dimana dua wanita yang tidak memiliki hubungan darah malah dengan tangan terbuka merawat, mendidik bahkan memberi kasih sayang yang sama dengan saudara saudara nya yang lain.


Langit bangga bisa memiliki bunda dan mama yang begitu hebat.


" Iya bun ma, In Sya Allah besok akan ajak Devi ke rumah, maaf kan Langit karena telah membuat acara kita berantakan, sekali lagi maafkan Langit, putra kalian yang telah membuat kalian kecewa." ucap Langit dengan mata sendu nya.


" Kamu sama sekali tidak membuat kami kecewa, tapi cara kamu yang menurut kami kurang pas dalam moment ini." ucap Mesya yang menggenggam tangan Langit.


Setelah Langit pulang dari caffe ia langsung menghubungi Devi, ia memberitahukan kepada Devi kalau besok ia akan mengajak Devi untuk menemui orang tua nya, dan Devi mengiyakan ajakan Langit.


Sedangkan di dalam kamar Mesya dan Ray sedang tiduran.


" Bang, tadi Syasya sudah bicara dengan Langit, Langit janji kalau besok dia akan membawa kekasih nya ke rumah, Syasya minta tolong, tolong jangan perlihatkan wajah kecewa Abang di depan Langit, kasihan Langit bang, tadi Syasya melihat begitu jelas rasa takut dan bersalah nya pada Abang dan kak Adam, Langit pasti merasa terpukul bang, Syasya mohon ya." ucap Mesya

__ADS_1


" Abang kecewa pasti kecewa sayang, selama ini Abang mendidik putra putri Abang untuk tidak berpacaran, tapi kenapa Abang sampai kecolongan seperti ini, Abang sebagai seorang ayah merasa gagal dalam mendidik Langit." ucap Ray


" Abang tidak salah, Langit pun tidak salah, kalian berdua tidak salah, yang salah adalah waktu yang tidak pas bagi Langit untuk mengutarakan keinginan nya." jawab Mesya


" Baik lah, demi kamu sayang." jawab Ray dan Mesya hanya menjawab dengan senyuman.


Ke esokkan hari nya.


Langit masuk ke dalam rumah ayah bunda nya dan di belakang nya ada Devi.


" Waalaikumsalam." jawab Ray dan Mesya bersamaan.


Mesya berdiri langsung melihat ada sosok gadis yang berpakaian sangat minim, dengan rambut terurai begitu saja, Mesya terkejut kenapa perempuan yang akan menjadi calon menantu nya seperti ini.


Sedangkan Ray, langsung membuang muka nya, ia tidak mau menatap perempuan yang di bawa oleh Langit pulang ke rumah.

__ADS_1


Langit yang mengerti keadaan langsung membuka jas nya untuk menutupi bagian atas tubuh Devi.


Mereka ber 4 duduk di ruang tamu, Devi bersikap acuh pada ayah dan bunda nya Langit, menjawab singkat singkat saja, sangat terlihat kalau ia ke sini dengan paksaan.


Tidak berselang lama, Adam dan Siska sampai di rumah Ray.


Mereka berdua juga terkejut dengan perempuan yang duduk di sebelah putra nya, Adam mau mengatakan sesuatu tapi di tahan oleh Siska.


Pandangan Ray, Mesya, Siska dan Adam pun sama, kalau perempuan itu adalah perempuan yang penuh ambisi dan nanti nya pasti akan menyusah kan Langit ke depan nya.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2