
Zafran mengambil kertas berbungkus pita cantik di depan nya.
" wao mau nikah kamu, kenapa aku baru tahu sekarang?." ucap Zafran
" biasa lah Su, cerita nya sama seperti kamu, semoga aku bisa seperti kamu ya." ucap Dimas.
" Jangan ingin seperti aku, tapi jadi lah kamu sendiri, kamu yang apa ada nya, Insya Allah, Allah akan membuka hati dan jalan untuk keluarga kecil kamu nanti, pasti kan semua berada di jalan sesuai dengan ajaran agama kita." jawab Zafran.
" Terima kasih atas nasehat kamu su." jawab Dimas.
" ini cerita nya gimana, jangan sampai aku ketinggalan cerita nya." ucap Zafran sambil memicingkan mata nya menatap Dimas dan Amar bergantian.
" he he he sorry Su, aku sudah tahu karena saat ada telpon dari keluarga Su Dimas, aku juga di ajak Dimas ke rumah nya saat acara resepsi kamu dan pasti nya kamu juga sedang cuti." jawab Amar cengengesan.
" hmmm, baik lah aku maaf kan ,tapi ceritakan pada ku sekarang." ucap Zhafran.
__ADS_1
Sebelum cerita, tiba tiba Aisyah datang dari arah dapur membawa nampan besar, yang isi nya adalah 3 cangkir kopi dan 1 piring cemilan berupa roti serta dan 1 toples keripik singkong.
" wih, bisa gemuk kita kalau jamuan nya begini Su." ucap Amar yang mencair kan suasana.
" silahkan om mas di nikmati. adik ke dalam dulu ya mas." ucap Aisyah dan di anggukin kepala dari sang suami.
Setelah kepergian Aisyah, Zafran kembali menatap Dimas untuk meminta melanjutkan cerita nya.
" em ok ok, aku bakalan cerita Su." ucap Dimas.
" berbeda Gimana?." tanya Amar dan Zafran bersamaan.
" kata nya kamu sudah tahu su, kenapa seperti orang bingung sih?." tanya Zafran
" he he he, yang ini Dimas belum cerita Su." jawab Amar dengan enteng.
__ADS_1
" ya beda, saat bersama dengan keluarga dia diem banget, eh tahu tahu nya ternyata dia bar bar banget." ucap Dimas dengan menghela nafas panjang nya.
" ha ha ha, cocok dong sama kamu Su, kamu kan juga begitu, orang nya suka banyol, jadi cocok deh." ucap Zafran dan di anggukin oleh Amar.
Dimas yang habis cerita seperti menyesal, bukan nya ikut prihatin malah dapat ejek dari ke dua sahabat nya.
" sungguh menyebalkan." batin Dimas sambil menatap ke dua Sahabat nya yang masih tertawa di depan nya.
" ya sudah, aku ikut senang mendengar nya, tinggal kamu su yang belum menikah." ucap Zafran kepada Amar.
" kalau aku tenang saja, semoga saja ada Jenderal yang anak nya mau aku ajak nikah." ucap Amar asal, namun di Aminin oleh ke dua sahabat nya di dalam hati mereka masing masing.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....