Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 105


__ADS_3

📩Tania " Ya tahu lah, dari tadi di kampus dirimu cerita nya tentang dia terus."


📩 Tania, " eh, btw percuma deh loe menganggumi dia kalau tidak tahu nama nya siapa, rumah nya dimana, ha ha ha."


📤Me. " Tega banget sih loe, tidak nenangis teman nya malah bikin bikin teman loe down."


📩Tania. " Gini saja deh, besok lor coba naik bus lagi, kalau emang dia jodoh loe pasti deh loe ketemu dia lagi, tapi kalau tidak ketemu, sudah deh lupain saja."


📤Me " he he he, benar juga ya kata loe, besok gue mau berangkat seperti tadi, semoga saja tuh laki laki jodoh gue, seperti nya laki laki itu baik deh mbok."


📩Tania. " Emmm ketemu juga baru tadi, iya kalau baik, kalau tidak gimana??? Kenapa diri mu tidak beriman si Abang Rahman saja deh, dari jaman kita masuk kuliah sampai sekarang dia mau lulus masih tetap kejar kejar loe."


📤Me " loe kan tahu sendiri tan, cinta tidak bisa di paksa, ah malas ah bahas si Rahman, gue mau tidur saja biar besok bangun pagi dan fress, semoga bisa bertemu si dia."


📩 Tania. " Terserah loe lah, gara gara loe bikin gue tidak mood ngelanjutin nonton drama kesukaan gue, udah gue mau tidur bye.."

__ADS_1


" nih anak ngambek kali ya ah bodo gue mau tidur aja semoga sih Abang mampir di mimpi gue malam ini." gumam El sendiri di dalam kamar nya.


Pagi harinya El bangun dengan fress dia bersemangat untuk berangkat ke kampus.


Pagi ini dia memakai blus biru dongker dengan celana jeans warna biru dongker dan tidak lupa ia memakai sedikit riasan di wajahnya pelembab dan sedikit bedak tabur untuk menampilkan riasan natural dan tidak Lupa bibir tipisnya dioles dengan lipstik warna peach yang membuat bibir nya tidak pucat. Tidak ketinggalan sepatu kebanggaannya sepatu kets warna putih dia juga memakai hijab yang senada dengan bosnya yaitu biru dongker bermotif bunga-bunga menambah kesan cantik di wajahnya. Setelah selesai berdandan El keluar kamar menuju meja makan.


" pagi ayah, ibu dan kakak ku yang cantik " sapa El Kepada keluarga nya.


" Pagi juga adik ku yang bawel." Jawab Arin.


" Apa sih kak, El juga biasanya seperti ini." Elak El


" tidak ada yang beda kok dek coba deh bu lihat adik sepertinya ada yang beda." ucap Arin kepada ibu nya.


" Oh iya kakak tahu coba lihat deh Bu adek sekarang pakai bedak." ucap Karin sambil berdiri dan memegang pipi adiknya.

__ADS_1


" Ihhh apa an sih kak, biasa nya El juga seperti ini." El pun masih mengelak.


" Sudah sudah ayo kita sarapan, Arin jangan ganggu Adik mu, cepat habis kan sarapan mu nanti kamu terlambat lagi ke tempat kerja." Ibu menengahi Arin dan El.


" He he he he, iya Bu." Jawab Arin dengan senyum.


El pun menghabiskan sarapannya dengan wajah ditekuk karena ulah kakaknya.


" Dek kamu berangkat bareng ayah sama kakak atau berangkat sendiri?." Tanya si ayah.


" El, berangkat sendiri saja yah naik bus, toh juga nanti ujian nya agak siang jadi tidak buru buru." Jawab El dengan senyum tipis dengan menyembunyikan tujuan nya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2