Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 78


__ADS_3

Arka dan Yasmin masing-masing membuka bingkisan yang mereka pegang arka mendapat baju kemeja jam tangan yang terlihat nampak mewah, sepatu kerja dan setelan jas, Yasmin mendapatkan gaun pesta yang sangat mewah dan beberapa dress dan jam tangan yang juga terlihat sangat mewah.


Sisa satu bingkisan yang belum mereka buka arka yang memutuskan untuk membukanya Yasmin hanya mengangguk mengiyakan mereka begitu penasaran dengan bingkisan terakhir pemberian mertuanya itu.


Arka merobek bungkusan bagian luar sehingga menyisakan sebuah kotak lalu dibukanya kotak tersebut betapa terkejutnya dan shock nya arka dan Yasmin melihat isi dari dalam kotak tersebut mata Yasmin meletus saat tahu itu apa.


Yasmin dengan sikap merampas kotak tersebut sebelum mereka mengambil isi dari kotak itu.


" Loh kok diambil sih Yas mas kan mau lihat itu apaan." kata arka yang penasaran.


" Ihhh mas pokoknya ini pakaian buat perempuan mas." kata Yasmin malu.


" Iya mas tahu itu pakaian buat perempuan yas, tapi mas mau lihat itu baju apaan dan modelnya seperti gimana yang lainnya saja tadi itu mas boleh lihat tapi ini kok nggak boleh lihat si yas." kata arka dengan cemberut.


" Mas bukan nya gitu tapi beneran ini sama saja cuma baju dress aja kok mas." kata Yasmin yang membujuk asli suaminya agar tidak cemberut dan penasaran nya hilang.


" Oh begitu ya, sekarang sudah main rahasiaan sama mas begitu." Kata arka dengan merajuk.

__ADS_1


" haissss meski tidak mau ngerti banget sih Yasmin kan malu kalau mas lihat dan suruh Yasmin cobain gimana? Hisssss Yasmin nggak bisa bayangin deh." ucap Yasmin dalam hati.


Yasmin merasa tidak tega melihat suami nya yang merajuk begitu tapi ya sudahlah akhir nya Yasmin mengalah dan memberikan kotak itu pada arka, saat arka mengambil baju dalam kotak wajah akan tampak memerah mata nya dan mulutnya menganga melihat lingerie yang Arka sedang tegang saat ini.


Yasmin jadi tersipu malu melihat lingeria yang diberikan oleh ibu mertua nya sekitar ada tiga warna ada hitam ada merah dan pink arka yang sedari tadi diam dan melamun membayangkan hal-hal yang sudah jauh melalang buana buyar karena kata-kata Yasmin.


" Sini mas Yasmin mau simpan dulu semua hadiah nya di dalam lemari." kata Yasmin membuyarkan pikiran nakal arka.


" Eh tunggu dulu Yas." Kata arka di seringai tersenyum licik.


" Ada apa mas?." Tanya Yasmin yang bingung.


" mampus aku apa yang aku takutkan terjadi juga kan aduh gimana ini." gumam Yasmin dalam hati.


" Yasmin dengar nggak sih apa yang mas bilang." kata arka dengan penuh penekanan.


" Iya mas tapi Yasmin kan malu baju ini tipis banget mas sama aja dong kayak Yasmin tidak pakai baju." kata Yasmin tersipu malu menunduk wajah nya bersemu merah bagai kepiting rebus maka serasa pengen tertawa melihat tingkah Yasmin seperti itu.

__ADS_1


" Loh kok malu sih Yas kita kan sudah menikah sah secara agama dan hukum apa yang ada pada semua nya milik masuk utuh nya begitu juga dengan apa yang mas memiliki seutuh nya cuma milik kamu yas mas enak pengen lihat seseksi dan secantik apa sih mas istri mas ini." Kata arka mencolek dagu Yasmin.


Blusss wajah Yasmin bersemu merah jantungnya berdetak begitu cepat, Dadanya terasa sesak nafas, Yasmin saat ini benar-benar gugup dan tidak tahu meski berkata apa ingin rasa nya Yasmin menolak tapi itu tidak mungkin karena sudah selayak nya Yasmin memberikan hak suami nya yang sebagaimana mesti nya jika tidak berdosa bagi diri nya menolak keinginan suami nya itu sebagai seorang istri sudah jadi kewajiban nya untuk melayani suami nya.


" Apakah sudah saat nya Yasmin menjadi istri sepenuh nya buat mas arka cepat atau lambat Yasmin harus tetap memberikan mahkota yang selama ini Yasmin jaga untuk suami Yasmine tapi Yasmin masih kuliah, Yasmin pengen selesaikan kuliah Yasmin terlebih dahulu Yasmin belum siap punya anak kalau menunda pakai alat kontrasepsi aku takut dampak nya buruk nanti bismillah ajalah mungkin sudah saatnya Yasmin menyerahkan diri sepenuhnya untuk mas arka." kata Yasmin bimbang dalam hati. Melihat Yasmin yang nampak diam, melamun dan terlihat bimbang, membuat arka mengerti kalau istri kecil nya ini belum merasa siap sama sekali. Arka sadar kalau Yasmin masih Kuliah, mungkin Yasmin masih ingin fokus untuk menyelesaikan sekolah nya dulu, Yasmin masih terlalu muda, arka tidak ingin egois.


" ya sudah jika kamu tidak ingin memakai nya Yas, mas tidak akan memaksa kamu, sekarang simpan lah semua Hadian pemberian dari bunda ini ke dalam lemari, lalu kamu istirahat, mas masih punya sedikit pekerjaan yang harus di kerjakan." Kata arka lalu beranjak meninggalkan Yasmin yang masih duduk termenung di tempat tidur. Arka mengambail laptop nya, yang berada di atas meja, arka duduk di sofa lalu membuka Laptop nya, nampak ada rasa kekecewaan di wajah arka, namun Yasmin bisa melihat itu meski arka menutupi nya dengan wajah yang biasa saja.


Yasmin merasa bersalah terhadap suami nya itu, dengan segera Yasmin membereskan semua hadiah yang telah di berikan oleh ibu mertua nya itu ke dalam lemari, Yasmin mengambil satu lingerie warna merah pemberian ibu mertua nya, lalu masuk ke dalam kamar mandi. Yasmin membuka seluruh pakaian nya lalu mengenakan lingerie yang tadi ia bawa masuk ke dalam kamar mandi, Yasmin serasa ragu ragu untuk melangkah kan ke dua kaki nya dari dalam Kamar mandi, Yasmin merasa malu dan takut untuk memperlihatkan diri nya seperti sekarang ini. Yasmin menarik nafas nya dalam dalam dan membuang nya dengan kasar, Yasmin memberanikan diri mendekati suami nya dengan penampilan yang sensual nya itu. " Mas arka." Panggil Yasmin dengan gugup. " Hmmmm." Gumam arka yang masih fokus pada layar Laptop nya, Yasmin yang merasa di abaikan langsung Menutup laptop arka yang masih menyala, sontak arka terkejut lalu menatap tajam Yasmin.


Mata arka melongo mulutnya menganga melihat pemandangan yang begitu indah sangat memanjakan mata arka aja Yasmin nampak cantik berseri bibirnya yang merah merekah seakan menggoda nya untuk segera ********** dengan jelas di balik kain tipis yang Yasmin kenakan memperlihatkan dua buah sintal padat berisi yang berukuran lumayan besar dengan payudara yang masih kamera leher putih jenjang milik istri kecil nya itu, paha dan kaki yang putih mulus menambah kesan seksi nya, arka menelan saliva nya ada sesuatu dalam diri arka posisi liarnya kini bergejolak hasratnya yang mulai menguasai akal sehatnya bagai singa yang kelaparan yang ingin segera menerkam mangsanya tanpa sekata-kata pun harga langsung mengangkat Yasmin ala bridal dan membaringkannya di atas tempat tidur ak langsung menindih tubuh mungil.


" Sayang apakah kamu sedang menggoda mas?." Tanya arka serak dengan suara seksi nya, Yasmin menelan Saliva nya yang melihat posisi Aria sudah berada di atas nya seakan akan siap untuk menerkam nya.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2