Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 52


__ADS_3

" Sayang mami, asik banget nonton film nya hmm." Aku mendapati Ara dan menciumi seluruh wajah nya.


" Mami Miss you girl." ucap ku pada putri ku yang seperti nya tidak terganggu sama sekali dengan ciuman ku pada nya.


Malam hari nya, setelah Ara tidur, Devi memindahkan Ara ke kamar nya sendiri, setelah itu Devi kembali masuk, ia sesaat melihat suami nya masih berada di dalam kamar mandi, lalu Devi bergegas merias wajah dan tubuh nya, ia sangat merindukan suami nya, karena sudah 2 hari mereka tidak bertemu.


Langit keluar dari kamar mandi lalu melihat penampilan istri nya yang begitu menggoda, Langit yang hanya memakai handuk kecil yang melilit pinggang nya sudah tidak bisa bernafas normal, nafas memburu nya membuat Langit bergegas Menghampiri istri nya. Mereka berdua merajuk surga dunia, beberapa saat.


" Argggghhhh sayang." Langit terkulai lemas di atas tubuh Devi, istri nya.


Selimut yang teronggok jatuh di bawah tempat tidur, pakaian yang berserakan sembarang tempat, manjadi saksi betapa dahsyat nya dan panas nya pergumulan yang terjadi.


Keringat bercucuran di punggung Langit yang polos, hembusan AC dalam kamar kalah dengan udara panas yang mereka berdua ciptakan, Langit membenamkan wajah di ceruk leher istri nya, terpejam meresapi sisa sisa kenikmatan yang masih menjalar di tubuh nya.


5 menit berlalu, Langit bangun meraih selimut untuk menutupi tubuh polos ke dua nya, tidak lupa membersihkan dulu dengan tisu sisa sisa cairan surga dunia.

__ADS_1


" Sayang bisa kita bicara?." Tanya Devi sambil membenamkan wajah nya di dada Langit dan memeluk nya.


" Sttt, jangan bicarakan apa pun malam ini, kita tidur." Jawab Langit sambil membalas pelukan dari istri nya.


Selama tiga hari,keluarga mereka berjalan seperti biasa nya, rutinitas berangkat kerja ke kantor masing masing, anak di titipkan ke mama Siska.


Saat di perjalanan ke kantor Langit melihat pak Asep hanya diam saja, Langit mencoba untuk mencair kan suasana saja.


" Pak Asep, oh iya saya kapan kapan nitip Ara lagi ke Senja boleh pak?." Tanya Langit yang duduk di kursi penumpang belakang kemudi.


Ke esokkan hari nya, lebih tepat pada hari Sabtu malam Minggu.


Langit dan Devi duduk di sofa menikmati tayangan berita di temani pisang bakar buatan bik Surti, Ara baru saja terlelap dan di pindahkan oleh Langit ke dalam kamar,


" Sayang a...aku ikut promosi jabatan di kantor." Ujar Devi sedikit tergagap.

__ADS_1


" Posisi apa?." Tanya Langit tanpa mengalihkan pandangan nya ke televisi.


" Direktur sayang, untuk perusahaan baru yang akan buka 4 bulan lagi di kota Balikpapan." Jawab Devi.


" Tidak tidak, aku tidak mengijinkan." Langit seketika menoleh, mematikan televisi sambil menatap tajam ke arah Devi.


" Tapi aku sudah tanda tangani, tidak bisa di cancel, ini peluang buat ku sayang, kalau lolos aku akan menjadi Direktur termuda." Ucap Devi.


" Dev,,,, kenapa kamu buat keputusan tanpa bicara dulu hmmm, aku ini suami mu, HARGAI AKU." Ucap Langit dengan intonasi penuh penekanan.


" Apa kamu sudah pikirkan jika kamu terpilih itu arti nya kamu akan pindah kota dan tidak bersama ku lagi " ucap Langit.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2