Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 161


__ADS_3

El pun sangat bahagia bisa mengantar calon suaminya ke bandara, dia tidak sabar untuk bercerita kepada Zafran.


Sesuai janji Zafran, dia sudah menunggu El di depan gerbang setelah tadi mendapat pesan jam berapa El pulang.


Mereka pun saling bercengkrama menikmati waktu bersama sebelum zafran kembali bertugas. Meskipun perkenalan mereka dalam waktu singkat, hubungan mereka pun semakin dekat.


Mereka menikmati perjalanan menuju rumah zafran. El akan membantu zafran untuk mengemas barang bawaaan zafran yang akan di bawa serta ingin bertemu denga Aya.


Karena Aya tidur siang, dia tidak bisa menjemput bundanya.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Pagi ini adalah waktu dimana El harus berpisah sementara dengan zafran. Kemarin malam setelah Zafran mengantar El pulang ke rumah orang tuanya, Zafran bersikeras akan mengantar El ke sekolah di paginya.


El pun menolak secara halus keinginan zafran, dia tidak ingin jika Zafran kecapean apalagi siangnya dia harus ker ketempat tugasnya setelah masa cuti nya selesai.


Awalnya Zafran pun menolak setelah diberi pengertian oleh El, zafran pun menerimanya.


Yang terpenting El mau mengantar zafran ke bandara.


"Mbak jadi ke bandara siang ini ?" Tanya Intan.

__ADS_1


"Jadi dek, kemarin malam udah janji sama mas Andra apalagi kemarin juga sudah izin sama pak Ramlan." Jelas El.


Mereka saat ini sedang menikmati sarapan di kantin yang ada di sekolah. El yang biasanya sarapan, tadi pagi harus berangkat lebih awal karena ada penambahan jam pelajaran untuk kelas 9.


"Wah jadinya LDR dong mbak?" Tanya Intan


"lya dek, tapi cuma sementara Insya Allah setelah menikah aku sama Aya mau ikut mas Andra di sana." Jawab El


"Aku sendirian dong mbak, kemarin mbak Tania sekarang mbak, aku curhatnya sama siapa dong." İntan menggerutu karena akan jauh dari temannya.


"Kan ada putri dan suamimu, Toh kita juga masih bisa video call kan ?" Jawab El


"Ya doain aja mas andra bisa pindah di sini jadi kita bisa berkumpul lagi." Ucap El.


"Amin mbak, tapi aku ikut bahagia kok mbak, akhirnya mbak bisa bersatu dengan laki laki yang buat mbak badmood karena tidak tahu namanya..." Sindir Intan di sertai dengan tertawa mengejek.


"Sindir terus.." Jawab El dengan nada kesal.


"Ya..ya. mbak maaf, jangan ngambek dech nanti cantiknya hilang." Bujuk Intan.


"Mending kembali ke kantor saja dari pada dengerin ledekan kamu terus." El pura-pura ngambek dengan meninggalkan Intan di kantin.

__ADS_1


"Yah ngambek dah, gini nih yang mo di tinggal bertugas jadi sensitifan." Intan berbicara sendiri setelah di tinggal El.


Intanpun ikut kembali ke kantor apalagi jam pelajaran akan dimulai kembali.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Jam telah menunjukkan pukul 11.45. El bergegas membereskan buku modul mengajar nya untuk di masukkan di tas.


El akan segera pergi ke bandara menghantar calon suaminya. Jarak antara sekolah El ke bandara lumayan dekat hanya membutuhkan 15 menit untuk perjalanan.


Apalagi El menggunakan sepeda motor. Zafran akan take off pukul 14.00. zafran langsung menuju ke bandara di antar ayah, bunda dan tentunya putri kecilnya.


Setelah membereskan bukunya, El bergegas menuju tempat parkir sepeda motornya.


Dia juga menyapa dan pamit untuk pulang dahulu kepada guru yang berlalu lalang disana. El memakai helm dan jaket yang ditaruh El di dalam bagasi motor.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2