
"Kalau mbak tahu nggak sebelum menikah sama saya, apakah mas zafran pernah dekat sama perempuan mbak disini?" Tanya El.
"Setahuku nggak pernah mbak, om itu selalu habisin waktu senggang nya di pos sih mbak sama om-om yang jaga atau sama mo Aryo atau juga ikut badminton di gelora. Dan selama ini perempuan yang pernah di ajak kesini ya cuma mbak saja, Apa ada yang mengganggu mbak ?" Tanya Rosa karena penasaran.
"Sebenarnya kemarin saya sempat sedikit ada ke salah pahaman mbak sama suami karena perkataan mbak Nita."_Jelas El.
"Memangnya wanita sombong itu bicara apa mbak sama mbak El?" Tanya Rosa.
"Katanya saya merebut mas zafran dari temannya. Sebelum menikah suami saya sering ngantar temannya pulang dan mereka juga dekat. " Jawab El.
"Itu bohong mbak, om nggak pernah dekat sama temannya. Dia aja tu yang pingin deketin temannya sama temannya. Apalagi setelah tahu status om, dia gencar banget deketin temannya sama om. Om pernah t8u bicara sama suami saya kalau tidak enak di dekatin temannya itu karena terlalu agresif. Kalau mengantar pulang, saya kurang tahu mbak tapi saya pernah lihat om nganterin pulang itu juga karena desakan dari mbak Nita bukan kemauan om mbak."Jelas Rosa.
"Saya takutnya apa yang dikatakan mbak nita benar mbak tentang saya merebut calon orang, dulu saya juga pernah mengalami nya mbak jadi takutnya saya nyakitin orang lain." Ucap El
__ADS_1
"Mbak itu terlalu baik, kan saya pernah bilang jangan pernah menelan mentah-mentah pendapat orang lain sebelum mencari kebenarannya mbak. Dulu om itu jadi kesayangan ibu-ibu di sini untuk di jodohkan sama adik, teman atau saudaranya. Ya seperti mbak Nita ini. Tapi om nggak pernah menanggapinya. Dan satu lagi mbak nggak usah menanggapi mbak Nita itu, dia itu nggak hanya sombong tapi juga culas aku aja nggak suka mbak sama dia." Jawab Rosa
"Hus mbak nggak boleh bilang gitu,dia kan tetangga kita." Ucap El.
"Memang kenyataannya seperti itu mbak, aku dari dulu nggak pernah dekat sama dia dan sekarang aku senang mbak ketemu mbak El disini yang bisa di jadikan teman dan saudara." Ucap Rosa
"Alhamdulillah mbak, saya juga senang ketemu mbak. Mungkin kalau nggak ada mbak saya nggak tahu bagaimana cara adaptasi disini." Jawwb El.
"Udah mbak, mbak nggak usah di pikirin aku jamin 100% kalau om itu nggak pernah dekat sama perempuan lain disini. " Tambah Rosa dengan memakan cemilan yang di hidangkan El.
Flash End
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
__ADS_1
Sore ini Sama bersama ibu-ibu kompleks asrama sedang berkumpul di lapangan. Mereka akan berlatih voly untuk acara lomba HUT Persit. Tidak hanya lomba olahraga saja tapi ada juga lomba merias wajah, membuat tumpeng dan membuat ketrampilan yang hadiri setiap kompi.
El bersama mbak Rosa berangkat bersama. Tidak lupa mereka juga membawa serta Rio dan Aira. Di lapangan sudah ada banyak ibu-ibu yang berkumpul. Salah satunya ada grup mbak Nita yang tampak berkumpul ibu-ibu sosialita dengan penampilan cetar membahana.
"Mommy, Aya sama Lio maen kesana ya ?" Pamit Aya kepada El setelah melihat banyak perkumpulan anak-anak yang asyik bermain bersama.
"Boleh, tapi jangan nakal ya sayang."Jawab El membungkuk untuk mensejajarkan tubuhnya dengan Aya ,dia juga memegang pipi Aya.
"Mama Rio boleh kan maen sama Aya ?" Gantian Rio meminta izin kepada mamanya.
"Boleh dong jaga Aya ya sayang. Mama sama tante mau kesana dulu."Jawab Rosa dengan senyum.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....