Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 88


__ADS_3

Mata nya tidak berkedip melihat Senja hanya memakai hot pant hitam dan bra hitam, gunung kembar nya tampak menyembul pada berisi.


" Aku mandi dulu." Senja buru buru berlari ke kamar mandi sambil menarik handuk dari gantungan, Langit hanya tersenyum geli melihat istri nya berlari dengan tubuh setengah polos nya.


Senja POV.


Aku keluar dari kamar mandi mengendap-ngendap jangan sampai mas langit lihat karena aku cuma pakai handuk pendek tadi lupa bawa ganti baju karena terburu-buru lari melihat tatapan mas langit seperti mau merekam ah lega mas langit ternyata tidak ada di kamar aku mau ngambil baju dari koper tepatnya piyama pendek tanpa lengan ibu bilang seorang istri harus pandai menyenangkan hati suami pakailah pakaian yang seksi saat sedang berdoa agar betah di rumah begitu kata nya.


Selesai menjalankan salat isya mas langit belum juga terlihat aku memilih merebahkan badan di atas tempat tidur setelah selesai ritual perawatan kulit wajah dan tubuh menarik selimut sampai dada rasa kantuk mulai menyerang mungkin efek berendam air hangat dan tubuh menjadi rolex, saat hampir terlepas mas Langit datang menjatuhkan tubuhnya di samping ku, menyingkap selimut sampai jatuh teronggok di lantai.


" Em mas, habis dari mana?." Aku bertanya dengan suara serak.

__ADS_1


" Mas dari kamar Sasi lihat Ara ternyata sudah bobok sekalian aja ikut mandi dan salat." Mas langit terduduk dekat kaki, ia mulai memijat dengan lembut aku awalnya menolak karena masih merasa risih dengan keinginan ini tapi dia memaksa pijatannya memang enak aku sampai terbuai untuk tidur lagi.


Author POV.


" Sayang jangan tidur dulu aku akan membuatmu begadang sampai pagi." Ucap langit dengan tersenyum smirk tangan yang tadinya memijat kaki kiri melangkah naik ke paha yang terpampang menggoda.


" Yank, nanti beli baju seperti ini yang banyak ya, aku suka! Kamu seksi dan menggoda." Langit berbisik suka parau di telinga Senja, ia menjilati daun telinga, turun ke leher, mulai membuat stempel ke pemilikan.


" Jangan di tahan sayang, lepas kan saja." Ucap Langit dan kembali menyusuri leher istri nya, meninggalkan banyak stempel di sana, lenguhan terdengar dari bibir Senja yang terdengar sangat seksi, langit mulai mengecup bibir sang istri, lalu mengulum dan menghisap Bibir yang terasa manis, ke dua nya mulai larut terbawa perasaan.


Suara gedoran keras di pintu membuat konsentrasi Langit terusik.

__ADS_1


" Astaga, siapa lagi ini yang ganggu." Langit mengangkat kepala nya, masih dengan posisi badan bertumpu di atas tubuh istri nya.


" Mas lihat dulu, mungkin Ara nangis lagi." Ucap Senja. Langit melangkah gontai menuju pintu, di lirik nya jam dinding menunjukkan jam 12 malam.


" CK, kamu ngapain sih dek." Ucap Langit setelah membuka pintu dan ternyata itu adalah Sasi yang menadahkan tangan nya kepala Langit.


" Maaf kak, aku mau ambil boneka Ara, Ara tidur nya gelisah banget, aku sudah cari cari tapi tidak ada, mungkin ada di kamar kakak, tadi siang kan Ara sempat tidur sama kakak dan kak Senja." Ucap Sasi meringis karena melihat ucapan dan penampilan sang kakak yang sudah acak acak kan.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2