
.....tapi penyakit yang ia derita tidak memungkinkan untuk Mona merawat nya, mungkin Mona tadi berkata kalau akan menikah dengan ku kan, itu adalah kebohongan yang ia jelaskan kepada kalian berdua, sebenarnya Mona memberikan anak nya kepada kalian, karena ia merasa kalau ia tidak mampu untuk merawat nya, dan aku juga sudah mengambil keputusan, anak Mona tolong rawat ya dan Mona akan aku ajak ke luar negeri untuk mencari ginjal yang cocok, apabila nanti ia sembuh, ia akan kembali kesini dan kalian tenang saja, Mona tidak akan mengambil anak lagi, karena ia sudah berjanji kalau ia akan pergi dari kehidupan kalian berdua, sudah cukup bagi nya selama ini hidup dengan penuh penyesalan, jadi aku mohon terima anak itu, rawat anak itu, bagaimana pun juga anak itu adalah anak kamu kan." Ucap Tomi sambil menunjuk Fajar dan fajar mengangguk kan kepala nya.
Nita yang mendengar penjelasan itu begitu shok, dan secara cepat Nita juga mengangguk kan kepala nya.
" Terima kasih, terima kasih, nanti saat kami berdua sudah di luar negeri, aku akan selalu memberikan kabar perkembangan tentang kondisi Mona." Ucap Tomi.
Percakapan mereka tiba tiba terhenti karena ada suster yang memanggil mereka.
" Apa di sini ada yang bernama Nita dan fajar?." Tanya suster Tersebut.
Fajar dan Nita saling pandang lalu mengangguk kan kepala nya.
" Kami berdua sus, ada apa?." Ucap Nita.
" Pasien ingin bertemu kalian berdua? Mari ikut saya." Ucap suster tersebut.
__ADS_1
Nita dan fajar menatap Tomi dan Tomi mengangguk Kan kepala nya.
Nita dan fajar berjalan menuju ruang operasi yang di dalam sana sudah ada Mona..
" Mon." Ucap Nita yang sudah berada di samping Mona.
" Nita, aku mohon terima anak ini ya, rawat dia seperti anak kandung kamu sendiri, tolong nit, waktu ku tidak banyak lagi." Ucap Mona dengan derai air mata.
" Mon, kamu tidak boleh berkata seperti itu, kamu pasti sembuh, ayo semangat untuk hidup demi anak kamu Mon, aku juga anak mencari pendonor untuk kamu Mon." Ucap Nita yang tidak kalah itu, fajar hanya bisa berdiam kaku di sebelah Mona yang satu nya.
" Iya Mon, aku bersedia, aku akan menjaga nya, dan aku akan menganggap nya seperti anak kandung ku sendiri, kamu harus sembuh ya." Ucap Nita dengan air mata yang sudah membasahi ke dua pipi putih nya
Oek oek oek. Suara tangisan bayi menggelegar di ruang operasi tersebut
" Anak nya laki laki, sehat, lengkap dan tampan." Ucap dokter tersebut, setelah itu memberikan kepada suster untuk di bersihkan.
__ADS_1
" Mas Fajar, terima kasih sudah mau menemani ku melahirkan, selamat kamu sudah menjadi seorang ayah dan...." Ucap Mona dengan nafas tersengal Sengal lalu suara bunyi melengking di ruangan tersebut
" Ibu , bapak silahkan keluar dulu, pasien butuh penanganan serius." Ucap suster yang meminta Nita dan fajar untuk keluar.
" Mas, Mona mas." Ucap Nita yang berada di pelukan Fajar.
" Mona pasti bisa Melawati semua ini sayang, kita berdoa ya." Ucap fajar sambil memeluk Nita.
Di depan ruangan operasi baik, Tomi, Nita dan Fajar tidak mau meninggalkan ruangan tersebut karena masih menunggu kabar kondisi dari Mona.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1