
"Ya mas, hati-hati." Zafran dan dokter Khadijah pun keluar dari kamar.
Zafran mengantarkan dokter Khadijah kembali ke klinik dan sekalian dia membeli vitamin dan testpack di apotek depan dekat klinik.
Setelah 10 menit, zafean sudah sampai di rumah nya kembali dengan membawa kantong berisi vitamin dan testpack untuk istrinya.
Ketika di apotek,dia di goda petugas apotek karena zafran membeli testpack.
Zafran hanya tersenyum menanggapi nya.
"Dek, ayo mas bantu ke kamar mandi buat cek." Ajak zafran dengan antusias.
"lya mas." Jawab El dengan mencoba bangun dari tidurnya.
Zafra yang melihat istrinya lemas, berinisiatif untuk menggendongnya.
"Mas, turunin Ifa. ifa bisa jalan kok." Ucap El yang kaget ketika suaminya spontan menggendongnya.
"Sudah kamu masih lemas biar mas gendong saja." Jawab zafran dengan berjalan menggendong El menuju kamar mandi.
El pun menurut. Dia mengalungkan kedua lengannya ke leher suaminya agar tidak terjatuh . Setelah sampai, zafran menurunkan El di dalam kamar mandi.
"Adik sekarang coba cek, apa biar mas bantu?" Ucap zafran menggoda istrinya dengan menaik turunkan alisnya.
__ADS_1
"IFA bisa sendiri mas, sekarang mas tunggu di luar." Tolak El dengan malu- malu.
Zafran hanya tersenyum dan keluar dari kamar mandi. Dia menunggu istrinya di depan pintu kamar mandi. Meskipun badannya lelah karena kegiatan selama satu minggu kemarin, setelah mendengar keadaan istrinya membuat dia lupa akan rasa lelahnya.
Setelah beberapa menit El pun keluar dengan membawa 2 testpack di genggamannya.
Ceklek...
"Bagaimana dek?" Tanya zafran yang penasaran.
El pun menyodorkan kedua benda pipih yang berbeda merk itu di hadapan sang suami.
Zafra mengambilnya dan mulai melihatnya.
Deg..
Zafran mendekati El dengan berlinang air mata.
"lya mas, alhamdulillah ifa akan menjadi mommy lagi." Jawab El dengan menangis gembira.
"Terima kasih dek, terima kasih dek sudah memberikan kebahagian seperti ini." Tambah zafran dengan mencium seluruh wajah El secara bergantian.
El pun hanya diam dan tersenyum dengan perlakuan suaminya.
__ADS_1
"Ya Allah terima kasih atas karunia yang Engkau berikan kepada keluarga kecil kami." Ucap El dalam hati.
"Ya udah habis ini kita ke rumah sakit buat periksa kamu." Ajak zafran setelah melepaskan pelukannya kepada sang istri.
"Tapi Aya bagaimana mas, tunggu dia ya biar sekalian nanti dia ikut dan tahu bahwa sebentar lagi dia akan menjadi kakak." Jawab El
"Betul dek, moment ini sudah di nanti-nantikan Aya. Pasti dia sangat bahagia." Ucap zafran.
"Ya udah sekarang adek berbaring dulu aja sambil nunggu Aya pulang. Biar mas aja yang masak untuk hari ini." Tambah zafran dengan menggandeng El menuju ke atas tempat tidru.
El pun menurut kepada suaminya. Dia berjalan menuju tempat tidur dan membaringkan tubuhnya.
"Mas kan baru pulang latihan pasti capek, mas istirahat dulu saja." Pinta El yang kasihan melihat suaminya yang pasti kelelahan setelah seminggu mengikuti latihan. ( Pengalaman Author nya ini mah,,, he he he tidak apa apa ya kak, pengalaman yang nyata di masukkan ke dalam cerita).
"Mas nggak capek dek, semua kelelahan mas hilang setelah mendengar kabar bahagia ini." Jawab zafran dengan ikut berbaring di ranjang dan memeluk El.
Tidak lupa dia juga mencium ujung kepala El dengan sayang.
El sangat bahagia dengan sikap yang ditunjukkan sang suami. Dia menikmati setiap pelukan darinya.
"Dek bagaimana nanti setelah kita periksa ke dokter kandungan,kita telpon ayah dan ibu." ucap Zafran yang meminta saran kepada istri nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....