Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
AY 22


__ADS_3

Beberapa saat kemudian


Acara makan sudah selesai, saat ini Ara selalu mengikuti kemana pun Senja, Yasmin dan Cika duduk pasti di situ ada Ara.


Ara sangat bahagia karena ia saat ini menerima kado berbagai buku cerita yang bergambar, sedangkan Yasmin memberikan kado sebuah kotak musik yang berisi sholawat, Yasmin membeli kado itu saat ia menerima gaji pertama nya.


Yasmin, Senja, Cika, Sasi dan Azell ikut menemani Ara bermain dengan hadiah yang di berikan oleh Senja dan Yasmin.


Di sudut ruangan itu para laki laki sedang duduk dan berbicara tentang bisnis mereka, di balik percakapan mereka terdapat 5 orang laki laki sedang menatap interaksi ke 6 wanita yang berbeda umur itu.


Siapa lagi kalau bukan Langit, Arka, David, Arion serta Ari.


" Aku kebelakang dulu ya gerah..." pamit Langit ke semua nya, ia berjalan ke arah belakang rumah lala duduk di kursi yang menghadap ke arah kolam renang, di ambil nya sebatang rokok dari saku nya kemeja nya.


" Sejak kapan lo merokok?." Tanya David yang tiba tiba David sudah duduk di samping nya.


" Cih.. lo ngagetin saja." jawab Langit yang berdecih kesal.


Dihisap nya rokok yang tersemat di jari, ia menghembuskan pelan pelan asap rokok itu dari bibir nya.

__ADS_1


" Sejak ketok palu bro, sejak gue resmi bergelar duda." jawab Langit dengan menghembuskan nafas berat nya.


" Gue hanya merokok kalau merasa gelisah saja." lanjut Langit.


" Hmmmmm seperti saat tadi melihat pemandangan anak lo dan Senja serta Yasmin kan." tebak David tepat sasaran. Langit hanya memalingkan wajah nya sekilas ka arah David.


" Gue masih tidak menyangka akan melewati perjalanan hidup yang seperti ini, hati gue rasa nya kebas bro, kebas, mati rasa kalau bertanya tentang soal cinta." ucap Langit.


" Sabar bro, gue yakin kalau lo bisa melwatu nya, cepat atau lambat waktu yang akan menyembuhkan nya, lo harus cepat move on demi anak lo." DAvid menepuk nepuk bahu Langit memberikan kekuatan.


" Thanks bro." Jawab Langit.


1 bulan kemudian.


Seperti bias nya pukul 03.00 dini hari Yasmi sudah bangun, usai sholat Tahujud Yasmin melanjutkan mengaji nya serta mendoakan ke dua orang tua nya. Selesai sholat subuh, Yasmin bergegas untuk membersihkan rumah yang berada di lantai 1.


" Pagi bik, pagi Yasmin." Sapa bunda Mesya.


" Pagi Nyonya." Jawab Yasmin dan bik Ida.

__ADS_1


" Bagaimana apa sarapan nya sudah siap?." Tanya nyonya Alfarezi.


" Iya nyonya tinggal di hidangkan di atas meja saja." Jawab bik Ida.


" Oke segera sajikan sarapan nya, bik saya bisa minta tolong, tolong bangun kan den Arka ya bik." Ucap bunda Mesya dengan lembut.


" Baik nyonya." Ucap bik Ida lalu dengan cepat menyajikan makan di atas meja yang di bantu oleh Yasmin, usai mengerjakan itu, bik Ida langsung menuju ke kamar den Arka yang terletak di lantai 2.


Bik Ida yang sudah berada di depan pintu kamar Arka.


Tok tok tok.


Tapi tidak ada sahutan dari dalam, bik Ida langsung membuka pintu dan masuk, terlihat Arka masih tertidur sangat lelap, bik Ida langsung mendekat.


" Den, Aden Arka, bangun." Kata bik Ida yang membangunkan Arka dengan begitu lembut agar tidak pusing kalau pas bangun nanti


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2