Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 282


__ADS_3

"Daddy....tangan Aya sakit. Hu.. hu..." Teriak Aya lapor kepada Daddy nya. Rio dan Devan pun melepas tangan Aya setelah mendengar suara orang dewasa yang membentak Rio.


"Itu tu Pa, Rio nggak suka Aya maen sama dia. Tadi Rio mau ngajak Aya kesana tapi dia ikutan narik tangan Aya."Ucap Rio dengan nada tidak suka kepada Devan.


"Tapi ya nggak gitu dong Rio, itu tangan Aya pasti sakit."Jawab Radit menasehati anaknya.


"Daddy tangan Aya sakit." Rengek Aya di dekapan Daddy nya.


Sekarang Aya sudah di gendong zafran.


"Aya maafin Rio ya. Rio kan nggak sengaja. Rio cuma mau maen sama Aya saja." Pinta Rio ketika melihat Aya menangis.


Rio pun menyesal karena baru kali ini membuat Aya menangis ketika bermain.


"Devan juga minta maaf ya Aira. Devan kan juga mo maen sama Aya tapi dia nggak mau maen sama Devan."Adu Devan.


"Aya mau sama mommy dan daddy, Aya nggak mau maen sama Lio dan Devan meleka nakal buat tangan Aya sakit." Pinta Aya yang tidak mau melihat ke arah Rio dan Devan.


"Ya sudah kita kesana saja ya sama mommy, Sekarang putri ayah berhenti dulu dong nangisnya." Bujuk Zhafran


"Om maafin Rio ya." Ucap Rio dengan rasa menyesal.

__ADS_1


"Ya om maafın kok, sekarang Rio dan Devan baikan dulu ya dan nggak boleh berantem lagi." Bujuk zafran


"Ayo Rio minta maaf dulu sama Devan. Dan kamu nggak boleh ulangi lagi." Pinta Radit kepada anaknya. Dengan wajah yang angkuh, Rio akhirnya meminta maaf kepada Devan.


Sebenarnya dia tidak mau tapi karena tatapan tajam dari papa nya membuat nyali nya menciut dan dengan tidak ikhlas minta maaf kepada Devan.


"Devan maafin Rio ya." Ucap Rio dengan menjulurkan tangan nya sebagai tanda perminta maafan.


"Devan juga minta maaf ya." Jawab Devan dengan menerima tangan Rio.


Akhirnya kedua bocah laki-laki itupun saling berjabat tangan.


"Aya, maafin Rio ya." Pinta Rio kembali dengan mendekati Aya dalam gendongan Daddy nya. Dan Aua pun tidak menjawab dan hanya membuang wajah, tidak mau menatap ke arah Rio


Setelah kembali ke tempat semuanya berteduh, Aya benar-benar tidak mau berbicara ataupun melihat ke arah Rio.


Dia sangat marah karena tangannya di buat rebutan. Hingga membuat tangannya merasa nyut-nyutan.


"Aya sini sayang sama mommy."Ajak El kepada Aya yang masih berada di gendongan Daddy nya.


"Mommy, tangan Aya sakit." Adu Aya kepada mommy nya dengan menangis.

__ADS_1


"Cup....cup...cup, sini biar tangan Aya mommy obatin ." Pinta El dengan memangku Aya setelah zafran menurunkannya.


Aya pun menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju. Akhirnya El memijat tangan anaknya secara bergantian dengan pelan-pelan.


"Yang mana yang sakit lagi nak?" Tanya El.


"Ini mommy." Tunjuk Aya di lengan tangannya.


El pun memijat kembali tangan putrinya. Rio yang melihat Aya masih menangis, merasa sedih karena perbuatannya membuat tangan Aya sakit.


Rio dengan wajah sendu berjalan menghampiri Aya.


"Aya maafin Rio ya, tadi Rio nggak sengaja." Ucap Rio dengan tulus meminta maaf kepada Aya.


Aya hanya membuang muka karena masih kesal dengan Rio.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2