Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 132


__ADS_3

" Selamat siang bapak ibu dan adik yang cantik mau pesan apa?." ucap pelayan yang telah sikap membawa buku catatan dan bolpoin.


" Selamat siang." jawab zafran.


" Putri Daddy mau pesan apa sayang?." ucap zafran menawarkan menu kepada putrinya.


" Aya mau pesan ice clem cokelat sama stobeli." Jawab Aya.


" Kamu mau rasa apa Fa?." Tanya zafran kepada El.


" Emmm, vanila saja mas." Jawab El.


" saya pesan, ice crem rasa vanila 1, combinasi cokelat dan stroberi 1 dan 1 hot cappucino." Ucap zafran.


" Ada yang lain pak, mungkin Snack?." Ucap pelayan sambil mencatat pesanan.


" Tidak ini saja mbak." Jawab zafran.


" Baik kalau begitu tunggu sebentar ya, pesanan akan segera kami antar." Ucap pelayan dengan senyum ramah nya dan ijin untuk undur diri.


Menunggu pesanan datang aya mengamati sekeliling mejanya banyak anak yang datang dengan ayah dan bundanya membuat aya iri kepada mereka dan tiba-tiba mata aya berkaca-kaca.


Melihat Aya yang berkaca kaca, El yang sedang menghadap Aya menjadi panik.

__ADS_1


" sayang, kok aya menangis, ada apa sayang?." Tanya El yang panik melihat Aya, sedangkan zafran yang mendengar perkataan El ikut melihat ke arah Aya setelah membalas pesan dari bunda nya.


" Ada apa sayang, kok putri Daddy mau nangis? Apa Aya tidak suka tempat ini sayang." Tanya zafran.


" A.... Ya suka Daddy." Jawab Aya dengan terbata bata. El pun langsung memeluk aya.


" Terus kenapa kok Aya menangis?." Tanya El yang penasaran.


" A...ya ili sama meleka Daddy, Tante." Jawab Aya sambil menunjuk anak anak kecil yang sedang asyik bercengkrama dengan orang tua nya.


" loh kenapa aya kok iri sama mereka?." Tanya Zhafran kepada putri nya yang masih berada di dalam pelukan El.


" Meleka bisa maen sama Olang tua nya setiap hali, tapi Aya tidak bisa Daddy, kalena Aya tidak punya bunda." Ucap Aya di sela Isak Tangis nya.


Deg.....


" Tapi kan Aya masih punya Daddy, opa, Oma, bude, pak Dhe, sama Om Tante yang sayang sama Aya sayang." Bujuk zafran untuk menenangkan putri nya.


" Ada Tante El juga sayang yang akan selalu sayang sama Aya." Tambah El dengan mengeratkan pelukan nya.


" emmmm.... Aya boleh meminta sesuatu tidak sama Tante?." Ucap Aya dengan mendongakkan kepala nya menghadap ke wajah El.


" Apa sayang?." Jawab El.

__ADS_1


" Emmmm. Tante mau tidak jadi bunda nya Aya." Pinta Aya dengan polos nya.


Deg.....


Deg....


Zafran dan El saling berpandangan, El bingung mau menjawab apa, jika menolak, El takut menyakiti Aya, jika menjawab iya ,ia juga merasa tidak enak dengan Andra.


" Emmm, gimana ya sayang." Jawab El dengan ragu ragu sambil ke arah zafran.


" Pasti Tante tidak mau ya." Ucap Aya dengan nada sedih.


El merasa bersalah melihat kesedihan di wajah aya masih memandang zafran, zafran yang dipandang pun memberikan anggukan untuk menerima permintaan aya dia sangat sedih melihat putrinya begitu.


" Begini saja sayang aya boleh kok manggil tante El dengan sebutan bunda." ucap El dengan senyumnya.


" Benelan Tante.... Eh bunda???." Tanya Aya dengan menutup mulut nya.


El mengangguk kan kepala nya tanda setuju.


" Hole hole... Aya punya bunda." Jawab Aya dengan kegirangan, ada beberapa keluarga yang juga melihat ke arah mereka karena terkejut dengan teriak kan aya barusan.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2