
" Bu...bukan begitu bang, Mesya malu." Jawab Mesya sambil menunduk.
" Jangan sekarang ya bang, abang duluan saja ya, Mesya siapin air hangat nya dulu, jangan mandi air dingin nanti abang masuk angin." Lanjut Mesya sambil mendorong lembut tubuh suami nya.
" Ya sudah sayang, hari ini abang akan mengalah, tapi tidak untuk besok besok jangan harap abang lepasin sayang." Ucap Ray lalu meninggalkan Mesya menuju kamar mandi.
15 menit berlalu, Ray keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya tanpa Mengenakan baju, tampak tubuh Ray yang sangat proposional, perut bak roti sobek, Mesya yang melihat nya sampai menelan saliva nya.
" Ya Allah itu badan keren banget, kenapa bisa ada roti sobek enam yang berada di perut abang, ih bikin gemes saja, mau pegang tapi malu." Ucap Mesya dengan suara lirih tapi masih terdengar oleh Ray.
" Jangan di lihatin nanti pengen lho sayang." ucap Ray tepat di samping telinga Mesya
__ADS_1
" Abang ih." Jawab Mesya yang merasa malu pun segera berlari ke dalam kamar mandi segera mandi dan memakai semua perlengkapan di badan nya, kini Mesya sudah mengenakan linggeri yanv hampur memperlihatkan semua isi dalam tubuh nya, dengan tali baju yang sangat kecil hanya seperti mie, dengan kulit Mesya yang sangat putih, di tambah rambut hitam panjang yang terurai.
" Ini tidak salah aku menggunakan ini di depan abang, tapi aku malu banget keluar pakai baju ini, di luar juga sedang ada abang." Guman Mesya sendiri di dalam kamar mandi
Semetara Ray yang sudah berganti pakaian dan melaksanakan sholat Isya, hanya mengenakan kaos dalam dan celana pendek, duduk di ranjang sambil bersandar di kepala tempat tidur, merasa heran karena Mesya sangat lama di dalam kamar mandi, Rat pun segera memanggil nya.
" Sayang... Kok lama. Jangan tidur di dalam kamar mandi." Ucap Ray masih dengan berdiri di depan pintu kamar mandi.
" I...iya bang, sebentar." Ucap Mesya yang gugup lalu menarik nafas nya dan melangkah keluar, setelah sebelum nya berwudhu karena ia akan melaksanakan sholat isya terlebih dahulu.
" Sayang kenapa pakai baju seperti ini, adik tidak takut kalau abang menerkam adik hmmm." Ucap Ray.
__ADS_1
Mesya pun mengangkat kepala nya lalu berkata. "Bismillahirohmanirohim." Ucap Mesya di dalam hati. Abang hanya ini yang bisa adik kasih ke abang." ucap Mesya
" Malam ini dan seterus nya Mesya akan menyerahkan semua nya pada abang, maaf karena membuat abang menunggu, Mesya sudah bersih dari tadi pagi." Ucap Mesya kembali menunduk.
Buukan kepalang rasa senang nya hati Ray, akhir nya ia akan merasakan surga nya dunia, yang selalu di bicarakan oleh ke dua sahabat nya yang somplak saat mereka bertiga sedang berkumpul.
" Sayang." panggil Mesya dengan menatap Mesya sambil memegang dagu Mesya, lalu mendekat kan wajah nya.
" Abang, ijin kan Mesya sholat isya dulu ya, terus kita sholat sunnah 2 rakaat, setelah itu Mesya akan melaksanakan kewajiban Mesya sebagai istri abang." Ucap Mesya, Ray pun menganggukan dan mencium kening Mesya.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...