
Langit yang terkenal dengan duda serta hot Daddy, banyak sekali mata perempuan yang ingin sekali seperti Senja berada di samping Langit.
" Wes bro, kenapa chemistry loe selalu ngalahin gue sih." ucap pengantin laki laki dengan tertawa renyah.
" Bisa saja loe bro, ah selamat ya semoga SaMaWa, Amiinnn, cepet kasih ponakan buat gue biar Ara nanti ada teman nya." ucap Langit.
" Wih, kalau itu doa nya aja bro, bulan depan biar cepat launching, he he he." ucap mempelai laki laki.
" Hai cantik, pasti ini Ara ya, yang sama Ara ini siapa?." tanya mempelai wanita yang di kenal dengan nama Sinta.
" Pasti Ara dong Onty, Onty Sinta kenalin ini mama Ara nama nya mama Senja." ucap Ara.
" Wah, cantik sekali mama nya Ara." puji Sinta.
" Iya dong, mama nya Ara onty." jawab Ara.
__ADS_1
" Ya sudah gue ke bawah dulu ya, sekali lagi selamat." ucap Langit.
" Kak mbak selamat ya, semoga SaMaWa." ucap Senja bersalaman dengan Sinta namun mengatupkan ke dua tangan di depan dada saat akan bersalaman dengan mempelai laki laki nya, mempelai laki laki nya sempat malu karena tangan nya tidak di sambut.
" Kamu hebat Lang, bisa mendapatkan wanita seperti Senja, segera nikahin bro keburu di tikung orang." ucap sang pengantin laki laki.
Senja, Langit dan Ara duduk di meja yang sudah tersedia, Senja begitu telaten menyuapi Ara, Langit hanya tersenyum melihat ke dua wanita di depan nya begitu saling menyayangi, namun mata Langit berkaca kaca, andaikan dulu Devi seperti ini, pasti keluarga mereka tidak pecah seperti ini, namun nasi sudah menjadi bubur, masa lalu akan menjadi pedoman untuk ke depan nya agar nanti Langit bisa mengambil langkah yang tepat untuk keluarga baru nya kelak.
" Sayang ngapain di sini?." Tanya Langit yang melihat Senja dan Ara sedang berada di taman dekat dengan kolam renang.
Senja menyendok kan lagi makanan dalam piring nya, saat di angkat nya mendekati mulut nya, Langit meraih gagang sendok nya untuk membelokkan sendok itu masuk ke mulut nya.
" Eh mas, ini kan bekas ku, aku ambil kan makan yang baru ya." Senja akan bangun dari duduk nya tapi dengan segera Langit melarang nya.
" Tidak usah sayang, punya mu saja lebih enak, siapin dong yank." Langit tersenyum menatap manja.
__ADS_1
" Ets sabar woy cuma seminggu lagi, loe bebas ngapa ngapain." Hardik David yang duduk di depan nya dan Ari hanya tersenyum saja
" CK, emang nya gue ngapain, cuma minta makan dari tangan nya Senja juga kok." Ucap Langit yang menatap tajam ke arah David.
" Ayok sayang suapin lagi, aku lapar." Ucap Langit sambil memiringkan badan nya ke agar menghadap ke arah Senja, Senja dengan menahan malu di depan Ari dan David yang menuruti permintaan Langit untuk menyuapi nya.
" Astaga apa loe tidak malu di depan kita hah manja majaan." Ucap David sambil menggelengkan kepala.
" Ya kalau loe pengen ikutan juga, minta sama siapa gitu." Sahut Langit cuek, pandangan nya masih menghadap Senja dengan satu tangan bertumpu segi tiga pada meja menahan satu sisi kepala nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1