
Bunda hanya tersenyum melihat tingkah kedua anaknya itu.
" Lah terus kakak harus bilang apa kan kakak sudah jawab." ucap zafran.
" Mbok iya jawabnya iya adikku yang cantik kakakmu ini sudah bertemu dengan tante cantik nya aya gitu." ucap Yasmin dengan menekan setiap kata-katanya.
" Wk wk wk, ha ha ha, cantik dari mana, di lihat dari ujung Monas." Ledek langit menggoda Yasmin, yang di hadiahi cubitan dari senja.
" Aduh sayang kok Abang di cubit sih." Ucap Langit sambil mengelus elus perut nya habis di cubit istri nya.
" mangkanya mulutnya itu jangan ngeledek adiknya melulu." bela senja kepada Yasmin.
" Terima kasih kakak ku yang cantik sudah membela adikmu ini yang tertindas." jawab Yasmin dengan kegirangan.
__ADS_1
" Heleh seneng tuh di belain." Ucap langit lagi.
" Iya dong masa anak bunda dibilang jelek wong bunda saja cantik pasti putrinya juga cantik jelita dong kalau tidak mana mungkin si mas arka ini Bucin." jawab Yasmin sambil mengaduk nagih bukan matanya untuk menggoda suami nya.
Arka hanya mendengus mendengar ucapan istri nya, tapi memang benar juga sih diri nya memang bucin sekali kepada Yasmin, ha ha ha.
" Eh kak, dia cantik tidak?." Tanya Yasmin mencoba menggoda zafran.
" kalau perempuan pasti cantik, aneh-aneh saja yang kamu tanyakan." jawab zafran ketus sedangkan langit hanya tertawa melihat Yasmin yang dibantai oleh zafran.
Blus wajah zafran pun merona mendengar ucapan dari Yasmin barusan tapi ia bisa mengendalikan sikapnya tapi tidak dipungkiri jika zafran pun kagum melihat kedekatan putrinya dengan El, El tampak tulus menyayangi putrinya dari pancaran matanya dia pun merasa gugup ketika berdekatan dengan El, apalagi sebelum menikah zafran selalu bermimpi tentang sosok wanita yang suka berada di taman baik sore hari maupun pagi hari hanya untuk menikmati matahari saja, saat itu zafran tidak tahu namanya, iya hanya melihat senyum dan lesung pipi dari wanita tersebut, dan sekarang setelah dia mencintai seseorang dan bahkan cinta nya di bawa mati oleh pasangan, wanita itu datang dan ternyata wanita itu adalah El, tidak hanya rasa penasaran nya yang sudah terkubur lama, namun cinta nya juga karena setelah ia menikah dengan Aisyah, zafran menutup semua nya.
Kini rasa itu tiba tiba muncul lagi, entah sejak kapan tapi Zafran sudah mengakui nya, Namun ia bisa mengontrol sikapnya ia juga tidak mau ke Ka'bah apalagi statusnya dan tidak dipungkiri jika hatinya masih berlabuh pada almarhumah istrinya.
__ADS_1
" Apaan sih enggak usah rese deh kamu Yas." ucap zafran.
" Ha ha ha, tidak usah sewot dong kak, kan Yasmin cuma kasih masukkan." Ucap Yasmin dengan terkekeh.
" bener kata Yasmin dah dek, kamu harus mencoba membuka hatimu untuk yang lainnya Aisyah juga sudah tenang di sana." langit menambahinya.
" Iya kak kakak coba buka hati kakak deh kasihan anak kakak dia membutuhkan kasih sayang seorang bunda." Bujuk Yasmin.
" Maaf dek bukannya senja ikut campur, kami sama sekali tidak pernah keberatan merawat aya, tapi terkadang kakak melihat raut kesedihan di wajah aya jika melihat kita berkumpul dengan anak-anak berinteraksi." senja menambahinya.
" Bener itu kata mbak senja kak." Yasmin masih mencoba membujuk.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....