Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 254


__ADS_3

Flashback on


El mengikut instruksi suster Siska untuk berbaring terlentang di bed rumah sakit. Setelah El berbaring, suster juga tidak lupa mengangkat ke atas blouse El untuk mengoles gel di perutnya.


"maaf ya bu, saya angkat sedikit bajunya untuk mengoles gel ini." Pamit suster Siska kepada El dengan membawa botol gel di tangannya.


"Silahkan suster."Jawab El yang sudah berbaring di bed.


"Daddy kapan Aya bisa lihat adik bayi?" Tanya Aya yang sudah tidak sabar melihat adiknya di perut mommy nya yang sudah sedikit membuncit.


"Bentar ya sayang, bentar lagi Aya bisa lihat dedek bayi." Jelas dokter Herlina menenangkan Aya yang sudah tidak sabar.


" Tuh, dengerin bu dokter bentar Aya lihat adik tapi Aya sabar dulu ya."Tambah zafran menenangkan sang anak.


"Siap Daddy."Jawab Aya.


Dokter Herlina mulai memeriksa kandungan El dari menempelkan stetoskop untuk mengetahui detak jantung dan juga siap meletakkan alat USG diperut El yang sudah di oleh gel oleh suster Siska.


Gel ini, berguna untuk meningkatkan efisiensi alat USG, yaitu mengurangi gelombang yang masuk ke dalam tubuh ketika sedang mentransmisikan gelombang suara.


Kemudian dokter Herlina memulai menempelkan transduser pada permukaan perut untuk mendapatkan gambar yang maksimal.


Prosedur ini biasanya akan memakan waktu beberapa menit, tergantung pada posisi janin yang sedang divisualisasikan.

__ADS_1


Prosedur ini tidak menimbulkan rasa sakit maupun tidak nyaman pada ibu hamil.


"Kandungan ibu perkembangannya sangat baik dan tidak ada kelainan apapun saat. Selalu jaga pola makan dan asupan gizinya ya bu Gabriela dan pak zafran."Jelas dokter El dengan mengarahkan pandangan mereka ke monitor.


"Lalu untuk jenis kelaminannya bagaimana dokter." Tanya zafran yang penasaran dengan jenis kelamin calon anaknya.


"Coba saya cek ya pak , Aya juga pasti penasaran ya sama adik Aya apakah cewek atau cowok?"Tanya dokter Herlina yang memperhatikan Aya.


Saat ini Aya sedang memperhatikan monitor dengan di gendong Daddy nya.


Zafran berdiri di sebelah kanan bed El.


"lya bu doktel Aya kepingin tahu adik Aya ."Jawab Aya.


Sedangkan El tersenyum melihat ketidak sabaran Aya untuk mengetahui jenis kelamin adiknya.


"Selamat ya sayang, adik Aya adalah seorang jagoan, coba Aya lihat adik Aya tampak tampan . "Jelas dokter Herlina.


"Selamat ya buat bapak dan ibu." Tambah dokter Herlina.


"Adik Aya cowok ya daddy,?" Tanya Aya.


"lya sayang, adik Aya cowok seperti daddy besok kalau sudah besar adik bisa jaga kakak Aya."Jelas zafran

__ADS_1


"Mommy kapan Aya bisa lihat dan gendong adik ?" Tambah Aya.


"Sebentar lagi sayang, kakak Aya bisa lihat dan gendong adik."Jelas El yang sangat bahagia melihat antusias putrinya.


"terima kasih sayang sudah memberikan jagoan buat mas, Alhamdulillah hidup kita sudah lengkap dengan kehadiran sepasang putra dan putri kita."Ucap zafran membungkuk untuk dapat mencium lembut kening istrinya.


El pun mengangguk dengan meneteskan air mata bahagianya. Dia bersyukur bisa di nikahi sosok laki-laki yang baik dan sangat menyayangi dan mencintai dia dengan tulus,


Flash back Off.


Malam pun telah tiba. Menjadi kebiasaan zafran setelah istrinya hamil, dia tidak pernah berhenti melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan El di sampingnya.


Zafran melafadzkan surah Yusuf setelah mengetahui jenis kelamin sang anak.


Sebelumnya, dia juga membacakan surah Maryam. Dia berharap putranya kelak akan terlahir sebagai pemuda yang tampan dan bijak seperti nabi Yusuf.


Tidak hanya itu dengan membacakan Al-Qur'an juga mempengaruhi perkembangan janin di perut sang istri.


Mereka melaksanakan kegiatan rutin setelah El menidurkan putrinya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2