Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 161


__ADS_3

" Sayang putri pak Surya kuliah nya di Australia." Ucap Ray saat mereka semua nya mulai duduk.


" Oh ya." Jawab Mesya.


" Iya anak saya mengambil jurusan menejemen bisnis." jawab pak Surya.


" Iya dan sekarang saya sedang libur, mangka nya saya bisa pulang ke Indonesia." Sahut Sisil


" Oh iya, wah enak dong libur bisa pulang, dulu waktu sata kuliar di luar juga kalau libur pengen nya pulang tapi karena jurusan yang saya ambil membuat saya harus selalu belajar tanpa henti dan membuat saya tidak bisa merasakan liburan semester seperti mbak Sisil ini." Jawab Mesya.

__ADS_1


" Benar kah, memang dulu kuliah di mana?." Tanya Sisil dan pak Surya hampir bersamaan.


" Harvad Universitas jurusan ke dokteran, setelah itu lanjut ke Prancis mengambil jurusan desain, sekarang istri saya sedang bekerja di RS saya sendiri." Bukan Mesya yang menjawab melainkan Ray.


Bagai di siram air, pak Surya merasa sangat malu dengan ucapan nya tadi karena ternyata istri dari Ray jauh lebih cerdas dari putri nya, bahkan sekarang memiliki 2 profesi sekaligus, seorang dokter dan seorang desainer. Sisil yang masih penasaran dengan Mesya.


" Sekaya apa sih perempuan di depan nya ini, sehingga bisa kuliah di tempat yang notaben nya sangat mahal karena Universitas yang di sebut kan tadi. Mesya kuliah di sana kan mahal ya, apa kamu bisa membayar nya, atau hanya memanfaatkan mas Ray saja untuk membiayai kamu kuliah." ucap Sisil


Sedangkan pak Surya yang tadi sempat malu, sekarang malah mendukung apa yang di lontarkan oleh putri nya itu.

__ADS_1


" Alhamdulilah saya tidak memakai sepersen pun uang dari suami saya, bahkan saat saya kuliah saya belum kenal dengan suami saya, kami bertemu pun saat saya mengambil spesialis kedokteran saya. dan untuk biaya kuliah saya, saya juga tidak meminta uang dari ke dua orang tua saya, saya murni mendapatkan beasiswa full karena prestasi saya." jawab Mesya dengan lemah lembut


" Maaf pak Surya memang saya baru mengenal istri saya, tapi saya menikah dengan istri saya karena ada getaran di jantung saya ini, jujur saya tidak terima atas ucapan putri anda, kalau di sini sedang tidak ada istri saya, mungkin saya dan keluarga istri saya sudah membuat perusahaan pak Surya rata dengan tanah, istri saya adalah permata hati di keluarga saya dan keluarga istri saya, sekali ada orang yang telah menyakiti nya maka bersiap siap lah untuk menerima akibat nya." jawab Ray yang sudah menahan emosi sedari tadi.


" Memang nya siapa keluarga Mesya, saya lihat dari segi penampilan Mesya seperti perempuan biasa, tidak seperti saya, dari segi penampilan sudah sangat jauh berbeda, saya terlihat berkelas." sahut Sisil yang masih penasaran.


" Apa anda mengenal dengan keluarga Pamungkas." ucap Adit yang ikut geram, sedari tadi ia hanya menyaksikan saja, tapi di lihat kok Sisil terus merendahkan Mesya


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2