Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ay 74


__ADS_3

Yasmin dan ayu menuju gerbang kampus lalu ponsel Yasmin berdering.


" assalamualaikum halo mas." kata Yasmin saat setelah menekan ikon warna hijau di ponsel nya.


" waalaikumsalam, halo ya bagaimana ujiannya sudah selesai belum?." tanya arka di seberang telepon.


" ini baru saja selesai mas mas di mana jadi jemput Yasmin?." tanya Yasmin.


" sedikit lagi sampai ke kamu tunggu mas di depan ya." kata arka langsung memutuskan panggilannya.


setelah telepon terputus Yasmin menyimpan ponselnya di dalam tas ayu yang mendengar percakapan Yasmin dan arka lewat sambungan telepon hanya terdiam.


" gimana suami kamu jadi jemput?." tanya ayu.


" iya sebentar lagi nyampe kok." kata Yasmin tersenyum.


tidak lama kemudian terlihat mobil mewah merah yang Yasmin duga adalah mobilnya sang suami, arka berhenti tepat didepan pintu gerbang Yasmin tersenyum saat sang suami baru turun dari dalam mobil dengan penampilan formal rambut yang tertata rapi dan wajah yang tampan tinggi serta elegan.


semua mahasiswa nampak terpukau dan terpesona melihat kehadiran dua laki-laki tampan itu yang tidak lain adalah Alvin dan arka mereka berdua menjadi pusat perhatian dan membuat heboh para mahasiswi, pujian-pujian terus terlantarkan dari bibir para kaum hawa ada yang mengenal siapa kedua laki-laki itu dan ada yang masih bertanya-tanya, ada juga yang bertanya untuk apa kedua laki-laki hebat itu datang ke kampus mereka ada yang berusaha mengambil kesempatan itu untuk mendekati arka dan Alvin tapi mereka hanya mengajukan saja.


Yasmin yang melihat itu merasa tidak senang dengan cara pandang mahasiswi lainnya yang menatap suaminya dengan tatapan menggoda namun arka dan Alvin tidak menghiraukan mereka arka dan Alvin tetap berjalan dengan wajah yang dingin menghampiri Yasmin dan ayu.


Alvin yang melihat ada seorang gadis yang berdiri di samping Yasmin menjadi terkesan dengan gadis yang menurut Alvin sangatlah manis dan akhir bertanya-tanya siapa gadis itu tapi Alvin menutupinya dengan sikap dingin dan cuek nya sebelum Alvin berkenalan dengan ayu ayu langsung berpamitan karena jemputan nya sudah datang.


" yas jemputan ku sudah datang aku pamit duluan ya nggak enak sama mang Ujang sudah dari tadi nungguin kak arka Yasmin aku pamit duluan ya bye." kata ayu melambaikan tangan sambil berlari menuju mobil jemputan nya.

__ADS_1


Yasmin dan arka hanya tersenyum nampak sedikit kekecewaan di wajah Alvin karena belum sempat berkenalan dengan gadis manis itu arka dan Yasmin serta Alvin segera menuju mobil arka lalu Alvin melajukan mobilnya menuju ke bandara Soekarno Hatta hari ini bunda dan ayah pulang dari Korea mereka berencana menjemput kedua orang yang paling mereka sayangi.


ponsel arka berbunyi tapi berhubung arka sedang mengendarai mobilnya jadi arka meminta Yasmin untuk mengangkat ponselnya yang berada di saku jasnya, Yasmin mengambil ponsel arka di dalam saku jasnya lalu mengangkatnya setelah melihat yang menelpon itu bunda Yasmin menghidupkan loud speaker nya.


" assalamualaikum bunda." kata Yasmin.


" wa'alaikum sayang loh kok Yasmin yang angkat arka ke mana yas?." tanya bunda.


" mas arka nya lagi nyetir mobil Bun jadi mohon maaf kalau Yasmin yang angkat telepon nya." kata Yasmin sopan.


" oh tidak apa-apa kok sayang bunda senang itu tandanya kalau kalian akur akur saja oh iya kalian sudah di mana bunda dan ayah sudah sampai di Jakarta nih." kata bunda Yasmin tersenyum mendengar ucapan ibu mertuanya itu.


" ini sudah masuk area bandara Bun tunggu sedikit lagi ya." kata arka yang masih fokus dengan menyetir.


Alvin hanya terdiam Alvin begitu serius mengutak-atik ponselnya terlihat banyak notifikasi email yang masuk ke ponselnya dari kantor.


tidak lama kemudian arka memarkirkan mobil di area parkiran bandara, Alvin arka dan Yasmin segera turun mereka melangkahkan kedua kaki dengan cepat menuju area kedatangan penumpang pesawat, dari jauh samar-samar mereka melihat bunda dan ayah sedang duduk.


Yasmin berlari cepat menghampiri bunda dan ayah yang sering begitu tersenyum bahagia melihat kedua mertuanya telah sampai dengan selamat di ikuti oleh arka dan Alvin dari belakang.


" ayah bunda." sapa Yasmin lalu mencium punggung tangan kedua mertuanya itu.


" ayah bunda." sapa arka dan Alvin lalu mereka mencium punggung tangan kedua orang tua yang amat mereka rindukan saat ini.


" Yasmin arka Alvin kalian sudah datang bunda sangat merindukan kalian." kata bunda lalu memeluk Yasmin arka dan Alvin ayah hanya tersenyum melihat tingkah istri dan anak-anaknya itu.

__ADS_1


" tunggu bunda masih menunggu seseorang lagi." kata bunda membuat Yasmin arka dan Alvin bingung penasaran Alvin arka dan Yasmin saling memandang tapi semuanya seolah-olah berkata bahwa mereka tidak tahu apa-apa.


tidak lama datang seorang wanita yang duduk di kursi roda yang didorong oleh seorang perawat dia tidak lain adalah bi Ida pelayan tertua yang ada di keluarga Alfarizi betapa terkejutnya Yasmin melihat bi Ida telah pulang karena sudah hampir setahun mereka berpisah.


bi Ida melanjutkan pengobatannya di Korea selama ini baru dua bulan yang lalu bi ida selesai melakukan operasi pencangkokan ginjal di Korea, sebenarnya bi da masih butuh penanganan khusus dari pihak rumah sakit di Korea tapi dia bersikukuh ingin cepat pulang karena sudah merindukan Putri angkat semata wayang nya itu.


" bibi.' teriak Yasmin lalu berlari menghampiri di Ida yang tengah duduk di kursi roda Yasmin mencium kedua pipi bi Ida yang amat dirindukannya itu tidak terasa buliran kristal jatuh membasahi kedua pipinya Yasmin sangat merindukan bibi.


" lho bukannya bibi masih harus dirawat intensif di rumah sakit kan kenapa bibir bisa pulang?." tanya Yasmin bingung.


" seharusnya begitu ya tapi bi Ida itu ngotot minta ikut bunda pulang ke Indonesia ya mau gimana lagi bunda juga tidak bisa berbuat apa-apa." jelas bunda.


" bibi sudah baik-baik aja kok Yas, bibik sudah bosen di sana bibi kangen suasana rumah dari Indonesia." kata bibi tersenyum meski wajahnya agak sedikit pucat.


" ya sudah mending kita pulang dulu ya kasihan bunda ayah dan bibi pasti capek banget habis perjalanan jauh." sahut Alvin dan dibalas anggukan oleh mereka semua.


tiba-tiba Roni datang ya tadi Alvin sempat menghubungi Roni supaya menjemput mereka di bandara karena Alfi merasa mobil arka tidak bakal muat untuk mereka semua..


mereka semua keluar dari dalam ruangan bandara dan menunggu arka dan Roni mengambil mobil mereka ke tempat ayah bunda Alvin Yasmin dan bi da serta perawat yang sedari tadi terus menjaga bi ida.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2