
" Kalau Yasmin di rumah emang nggak apa-apa?." tanya Yasmin mengedip- ngedipkan mata nya
" tidak apa apa sayang, kamu di rumah saja biar sekalian istirahat." Kata Arka tersenyum lega. " Kok seperti nya mas arja senang sih kalau Yasmin tidak jadi ikut?." Kata Yasmin yang tiba tiba ketus. " Mas arka tidak menyembunyikan sesuatu kan dari Yasmin " katanya lagi.
" hah, maksud kamu apa sih sayang, mas tidak menyembunyikan apa pun dari kamu." Ucap Arka menggaruk tengkuk nya.
" Mas arka jahat, bilang saja emangnya sebenarnya mas arka nggak suka kan Yasmin ikut ke kantor karena mas arka malu bawa-bawa Yasmin yang gendut ini." ucap Yasmin dengan Isak tangisnya membuat yang ada di meja makan menepuk kening nya masing-masing.
" Iya Om arka jahat." kata Ara ikut menyalahkan arka lalu mengedipkan sebelah mata nya kearah om nya arka, onty lebih baik kita ke kamar ara aja Om Arka jahat." sambung nya lagi dengan menggandeng tangan Yasmin dan Yasmin langsung mengikuti ara ke kamar nya.
" Kenapa semakin hari semakin parah sih Bun." Keluh Arka sendu.
" Sabar Arka, jangan mau enak nya saja, susah nya juga harus di hadapin." Ucap Alvin terkekeh. " Kamu sepertinya seneng banget lihat aku menderita hah." Pekik arka melampiaskan kekesalannya kepada Alvin.
" lha kenapa jadi Alvin yang di salahin, sebenarnya nih ya Ka, Alvin bukan nya senang, cuma TERHIBUR." Ucap Alvin tergelak lalu segera berlari kabur sebelum dapat amukan singa.
" Ohhh, anak setan." Pekik Arka kesal.
__ADS_1
" Sudah lah dek, sabar saja, tidak lama lagi kok tinggal beberapa bulan lagi anak kamu lahir, dan sifat Yasmin bakal balik lagi." Ucap Langit yang ikut berbicara dan dapat anggukan dari senja.
" Benar kata Alvin, kamu jangan mau enak nya saja " sambung langit dengan terkekeh.
" Bapak nya anak kecil diam deh tidak usah ikut ikutan." Ucap Arka lalu segera pergi.
" Lah anak sedeng marah." Kata langit tertawa dan dapat tampolan dari sang istri.
" Maaf sayang." Ucap Langit sambil mengeluarkan jari telunjuk dan jadi tengah berbentuk huruf V.
" kalian ini kenapa sih begini astaga ucap bunda menggeleng-gelengkan kepalanya yang anak setan lah yang anak kecil lah yang bapak anak kecil dan anak sedeng terus menurut kalian itu bunda sama ayah apaan." kata bunda pura-pura kesal.
" anak-anak kamu tuh yah." ucap nya sambil memegang kepalanya yang pusing.
" Anak anak kamu juga itu Bun." Jawab Ayah dengan terkekeh.
" Eh gimana kalau pabrik nya produksi lagi Bun." Ucap Ayah tersenyum penuh arti kepada sang istri tercinta.
__ADS_1
" Pabrik? Produksi?." Tanya bunda masih bingung, lalu saat bunda melihat senyum di wajah ayah langsung membuat nya mengerti.
" Bapak sama anak sama saja." Kata bunda beranjak berdiri dari duduk nya.
" Sama sama mesum." Kata bunda lagi, membuat ayah terkekeh dan langsung menyusul bunda yang menuju kamar mereka ber dua.
2 hari kemudian.
" Kak Alvin." Panggil Yasmin melihat Alvin menuruni anak tangga.
" Ada apa?." Tanya Alvin yang waspada.
" Alvin mau ke mana kok ganteng banget sih." ucap Yasmin tersenyum simpul membuat Alvin menelan saliva nya.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...