Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 160


__ADS_3

" Ifa juga sudah sedikit nyari informasi kok mas bagaimana persyaratan pengajuan dan tata cara apa sajakah yang harus Ifa lakukan. Alhamdulillah ada teman Ifa yang juga punya suami anggota jadi bisa di ajak sharing mas. " Jawab El mantap dengan mengulas senyum di bibirnya.


"Besok setelah mas sampai sana mas akan segera urus tentang pengajuan nikah kita dek. Tapi besok adek juga harus datang kesana untuk melengkapi berkas dan sidang pernikahan." Jelas zafran kepada El.


"Insya Allah Ifa siap mas, kan Ifa juga punya 2 ibu yang tangguh.


"Terima kasih ya dek sudah mau memahamin mas dan Aya." Zafran memandang ke arah El.


Dia sangat bahagia bisa mengenal El yang mau memahami keadaannya.


"Sama-sama mas." Jawab El.


Mobil zafran pun berhenti di depan sekolah El.


"Dek nanti mas jemput pulangnya ya, mumpung mas masih belum berangkat." Ucap Zafran.


"Siap komandan." El memberikan hormat seperti yang selalu Aya lakukan kepada Daddy nya.


Zafran hanya tersenyum dan mengelus pucuk kepala El dengan gemas.


"Ifa pamit turun ya mas, terimakasih sudah mau mengantar Ifa." Pamit El yang sedang melepas safety belt nya.

__ADS_1


"Ya udah selamat mengajar, jangan lupa nanti kalau sudah selesai telpon mas." Pinta zafran kepada El.


Zafran pun turun dahulu untuk membukakan pintu samping pengemudi. Setelah pintu terbuka El pun turun dengan senyuman yang mengembang di wajahnya.


"Sekali lagi terimakasih mas, Ifa pamit masuk dulu ya dan hati-hati di jalan." Ucap El.


"lya dek, semangat ya mengajar nya."Ucap zafran dengan menggenggam tangannya menjadi kepalan dan mengangkatnya sebagai tanda memberi semangat.


"Mas pulang dulu ya, Assalamualaikum." Pamit zafran kepada El.


"Waalaikumsalam, hati-hati mas." Ucap El ,zafran pun masuk ke mobilnya dan melajukannya meninggalkan sekolah El menuju ke rumahnya.


El masih setia menunggu mobil zafran melaju meninggalkan tempat mengajarnya.


Tidak disadari El, interaksi El dan zafran sejak tadi ada yang memperhatikan nya.


"Cie..cie yang di antar Calsum." Ledek Intan.


"Ih apaan sih dek." Jawab El dengan wajah yang merona.


"Ada yang malu-malu kucing ni ye.." ledek intan lagi

__ADS_1


"Udah deh nggak usah godain, lebih baik kita ke kantor." El pun mengalihkan pembicaraan.


"Ha... hha... ha... ha.. mbak lucu banget wajah nya kayak kepiting rebus." El mencubit gemas lengan Intan yang tidak berhenti menggodanya.


Intan hanya ketawa melihat tingkah sahabatnya. Setelah sampai, El dan Intan menuju ke bangku nya.


Ketika di sekolah mereka bekerja secara profesional untuk memberikan ilmu kepada anak didik mereka, mereka sering bertukar pikiran bagaimana cara meningkatkan prestasi belajar anak didik mereka, tapi jika di luar sekolah mereka bertingkah konyol yang membuat orang di sekitar mereka tertawa.


Apalagi jika di tambah dengan Tania, membuat mereka lupa usia. Setelah mempersiapkan materi apa yang diajarkan, El dan seluruh guru masuk ke dalam kelas untuk mengajar.


Hanya tinggal beberapa guru piket yang berada di dalam kantor. Tidak terasa jam pelajaran sudah usai, bel yang berbunyi menandakan jam pulang.


Anak-anak ramai keluar kelas untuk kembali ke rumah mereka. El kembali ke kantor untuk membereskan tugas siswanya sebelum pulang.


Setelah istirahat pertama, El menghadap ke kepala sekolah jika besok setelah istirahat kedua memohon izin pulang lebih awal.


Karena El tidak ada jam mengajar, kepala sekolah pun mengizinkannya.


El pun sangat bahagia bisa mengantar calon suaminya ke bandara, dia tidak sabar untuk bercerita kepada zafran.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2