
" Ya udah nanti dadyy yang nganterin, tapi sekarang bangun dulu dong sayang." Pinta Zafran dengan mencium pipi Aya karena gemas dengannya.
"lya..... iya Aya bangun tapi jangan cium lagi daddy, geli." Aya pun bangun karena merasa ada yang menusuk-nusuk pipinya dan dia duduk bersandar di ranjang untuk mengumpulkan nyawanya.
"Ayo sayang, itu air hangatnya sudah dadyy siapkan nanti dingin lo." Ajak zafran kepada putrinya dengan sabar.
Setelah benar-benar bangun Aya turun dari ranjangnya menuju kamar mandi dan di ikuti oleh Zafran.
Zafran dengan telaten memandikan Aya .
la memberikan sabun ke seluruh tubuh Aya. Setelah Aya bersih, Zafran mengambil handuk yang sudah tersedia.
la memakaikannya ke Aya dan menggendongnya menuju ranjang.
"Wah putri dadyy sudah cantik!" Puji Zafran setelah selesai memakaikan seragam dan kerudung Aya.
"Telima kasih daddy." Jawab Aya dengan mencium pipi Zafran.
"Aya tunggu sini dulu ya, daddy mau ganti baju dulu." Pamit Zafran menuju almari mengambil kemeja kotak warna putih hitam dan celana bahan warna cream.
Setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk berganti pakaian. Setelah selesai berpakaian, zafran menggendong Aya yang sudah siap dengan tas di pundaknya menuju meja makan.
Seperti biasa opa dan Oma sudah berada di meja makan. Bi ljah sudah menyiapkan sarapan untuk pagi ini. Ada nasi goreng dan sarapan kesukaan Aya roti selai stroberi dan segelas susu coklat sudah berada di meja.
"Selamat pagi opa oma." Ucap AYa yang masih dalam gendongan Daddy nya.
__ADS_1
"Selamat pagi cucu oma opa." Jawab opa.
"Aya mau sarapan nasi goreng atau roti sayang ?" Oma menawarkan makanan kepada Aya dengan mendekati kursi dimana zafran mendudukkan Aya.
"Aya mau ini aja oma." Jawab Aya dengan menunjukkan sepotong roti selai stroberi di depannya.
"Ya udah sekarang Aya sarapan dulu ya." Pinta Oma.
"Kamu mau sarapan apa nak ?" Bunda bertanya kepada Zafran.
"Nasi goreng saja bun."Ucap Zafran, bunda lalu mongambilkan sepring nasi goreng beserta telor ceplok yang di hidangkan di depan meja zafran.
Sedangkan ayah sedang fokus membaca koran beserta minum secangkir kopi di depannya.
"Bun nanti setelah Zafran antar Aya ke sekolah apa zafran boleh berbicara sama bu ?" Tanya Zafran setelah selesai mengunyah sesendok nasi goreng.
"Boleh nak, kalau boleh tau tentang apa nak ?" Jawab bunda.
"Nanti saja bun." Ucap Zafran.
"Ya udah kamu selesaikan sarapanmu dulu dan antar Aya ke sekolah." Pinta bunda kepada putra ke tiga nya.
"Ya bun." Jawab zafran.
Mereka bersarapan dengan tenang.
__ADS_1
Setelah selesai bersarapan, zafra berpamitan kepada ke dua orang tuanya untuk mengantar Aya ke sekolah.
"Yah, bun Zafran antar Aya dulu ya." Pamit Zafran kepada orang tuanya.
"Ayo sayang pamit sama opa oma dulu." Zafran mengajak Aya untuk bersalaman dengan Oma dan opanya.
"Opa Aya belangkat dulu ya." Pamit Aya kepada opanya dengan menyalaminya.
Opa yang mendengar cucunya berpamitan pun sudah melipat korannya dan menerima uluran tangan Aya.
"Belajar yang rajin ya sayang " Pinta opa dengan mencium kening Aya.
"Ciap opa." Jawab Aya.
Aira berpindah pamit kepada omanya.
"Oma Aya belangkat dulu."ucap Aya
"lya sayang, belajar yang rajin ini oma bawain bekal buat makan di sekolah nantinya." Jawab Oma juga mencium cucunya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1