Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 18


__ADS_3

Di dalam salam satu kamar hotel, Aisyah yang sudah di make up dengan Mua ternama, langsung terpana dengan kecantikan Aisyah, Aisyah yang sudah mengajukan surat pengunduran diri 2 Minggu yang lalu merasa tenang, tinggal 2 Minggu lagi ia akan keluar dari pekerjaan itu, karena peraturan di tempat kerja Aisyah adalah surat pengunduran diri di ajukan 1 bulan dan 1 bulan berikut nya baru bisa tidak bekerja.


Detik, menit dan jam, lebih tepat nya sehabis dhuhur Zhafran duduk di sebuah meja yang sudah ada pak Doni selaku wali dari pengantin wanita dan penghulu.


Zafran merasa tenang, tidak ada sedikit pun rasa berdebar seperti teman teman yang mereka ucap kan kepada nya.


Aisyah keluar di gandeng dengan bunda dan mama nya, Aisyah yang berbalut gaun putih bermodel gamis begitu cantik, banyak pujian yang terlontarkan dari mulut tamu undangan, dan tidak lupa dengan Zafran, Zhafran juga kagum dengan kecantikan calon istri nya.


Setelah Aisyah duduk di samping Zhafran, penghulu berkata kepada pak Doni untuk mulai Acara akad nikah.


" Nak Zafran, apa sudah siap?." tanya penghulu.


" siap pak." jawab Zhafran dengan begitu tenang.

__ADS_1


" baik lah, kalau begitu mari kita mulai saja acara akad nikah nya, untuk pak Doni silahkan." ucap pak penghulu sopan.


Zafran dan pak Doni berjabat tangan.


" Saya nikahkan dan kawin kan engkau (ananda) Kalandra Zafran Khayri Alfarizi bin Rayyan Alfarizi dengan putri saya bernama Aisyah Cahyani binti Doni Alamsyah dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 5 juta rupiah dibayar tunai." Ucap Pak Doni sambil menghentakkan tangan nya.


"Saya terima nikahnya Aisyah Cahyani binti Doni Alamsyah dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar 5 juta rupiah dibayar tunai." ucap Zhafran dengan lantang dan satu kali tarikan nafas.


" Sah." jawab para saksi yang sudah di tunjuk oleh ke dua keluarga mempelai, dimana dari keluarga Zafran, sudah ada ke dua kakak nya Langit dan Arka, serta Om nya dari Surabaya dan Jakarta, sedangkan dari keluarga Aisyah ada om nya saja.


Hati Zafran begitu lega, dimana sekarang tanggung jawab nya telah bertambah, Dimana ia saat ini telah menjadi seorang suami, Imam dalam keluarga, dan harus menjadi menjadi kepada rumah tangga yang baik untuk istri dan serta anak anak nya kelak.


Zafran memandang kepada bunda dan ayah nya, mereka berdua tersenyum dan menganggukkan ke kepala nya, Zafran membalas dengan senyuman pula.

__ADS_1


Kini Zafran dan Aisyah saling bertukar cincin, Ais mencium tangan Zafran dan Zafran mencium kening Aisyah.


Setelah itu mereka ber dua sungkem ke orang tua mereka serta mertua, Isak tangis tidak bisa di hentikan, para orang tua serta mempelai laki laki dan perempuan juga mendirikan air mata nya.


Mereka semua saling mendoakan agar berjodoh sampai akhir hayat mereka.


Acara demi Acara akad nikah telah selesai di laksanakan, kini adalah acara resepsi nya tamu undangan mulai berdatangan untuk memberi salam, namun sebelum sampai di pelaminan, ada acara yang di namakan tradisi pedang pora, dimana sang Komandan Satuan berserta sang ibu komandan menyambut pengantin yang sedang berjalan dari arah pintu masuk di depan pelaminan.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2