
"Bismillahirrahmanirrahim, Saya terima nikah dan kawinnya Gabriela Tiganya Wau Dhena binti Handoko Saputra dengan seperangkat sholat dan uang tunai tujuh ratus dua puluh dua juta rupiah di bayar tunai." Jawab Zafran dengan lantang.
Suara "Sah" pun dari para tamu dan kerabat yang datang telah menggema di ruang dilaksanakan akad.
Zafran merasa lega setelah pengucapan akad. Tak beberapa lama, El yang di dampingi Arin dan Tania beserta Aya dan Aina menghantarkan El ke bawah.
Semua mata tertuju ke arah El. Banyak tamu yang memuji kecantikan yang terpancar dari wajah ayu pengantin wanita tersebut.
El di giring menuju tempat dimana Zafran berada. El masih menundukkan wajahnya.
"Dek, sekarang angkat wajah kamu." Bisik Arin .
El pun mengangkat wajahnya dan wajah pertama kali yang dia lihat adalah wajah suami yang telah mengikrarkan akad di pagi ini.
Zafran pun tersenyum dan tidak lupa membacakan do'a dengan mengelus rambut El yang tertutup hijab.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوْذَ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Latin:
Allahumma inni as aluka khoyrohaa wa khoyro maa jabaltahaa alaih. Wa a'udzubika min syarri haa wa min syarri maa jabaltahaa alaih.
__ADS_1
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejelekan atas yang Engkau ciptakan." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah).
"Alhamdulillah dek, akhirnya kita resmi menjadi suami istri." Bisik zafran setelah melafalkan do'a.
"Alhamdulillah mas." Jawab El.
El di bimbing oleh ibunya untuk mencium tangan zafran sebagai tanda baktinya sebagai seorang istri. Zafran pun mencium kening El dengan begitu dalam, membuat semua mata. Tidak lupa pasangan pengantin saling memasang kan cincin pada jari manis mereka. Banyak tamu yang bahagia melihat pasangan pengantin baru tersebut, tak terkecuali seorang yang tampah sendu melihat pasangan ini.
Ya Dia adalah Rahman, la tampak sendu dan menyesal telah melepaskan seorang perempuan yang baik dan memilih perempuan yang salah. Tapi penyesalan itu terlambat.
Setelah pelaksanaan akad nikah zafran dan El melanjutkannya dengan resepsi yang diadakan di taman yang sudah di sulap dengan dekorasi sederhana tapi cukup elegan.
"Selamat ya mbak El akhirnya sold out juga." Ucap Intan dengan mencium pipi El didampingi anak dan suaminya di atas panggung.
" Terima kasih ya dek sudah datang." Jawab El dengan membalas memeluk Intan.
"Sama-sama mbak, Intan juga turut bahagia akhirnya mbak bisa menjemput kebahagiaan dengan cinta pertamanya." Balas Intan.
Zafran yang mendengar penuturan Intan pun turut tersenyum, dia tidak menyangka jika istri nya sudah cukup lama mencintai dirinya, dia pun juga begitu, cinta yang masuk di alam mimpi nya ternyata terwujud, seorang gadis yang selama ini dia harapkan sebelum mengenal Aisyah dan setelah kepergian Aisyah.
Mungkin inilah jodoh Allah, banyak lika-liku kehidupan yang harus mereka hadapi sebelum Allah mempersatukan mereka berdua.
__ADS_1
Setelah cukup lama Intan bersuap dengan Salma, dia dan suami dan anaknya pamit turun ke panggung karena masih banyak tamu yang menunggu untuk bersalaman.
Mereka turun menuju ke stand makanan yang tersedia.
"Bu El selamat ya, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah bersama suami." Ucap bu Lia rekan guru dimana dia mengajar yang datang bersama rombongan guru lainnya.
"Terimakasih bu Lia atas do'anya. " Jawab El yang bersalaman dengan bu Lia.
"Sama-sama bu. Setelah ini kami harus berpisah dengan bu El di sekolah." Ucap guru lainnya dengan sendu.
"Meskipun saya sudah tidak mengajar di sekolah, semoga silaturahmi kita tetap terjaga ya bu." Timpal rekan guru lain.
"Insya Allah bu, jika saya dan suami pulang ke rumah, kami akan berkunjung ke tempat bapak dan ibu." Jawab El.
Akhirnya semua guru pun turun dari panggung untuk melanjutkan menikmati hidangan yang tersedia.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1