Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 60


__ADS_3

" Ma, jangan ceritakan tentang Langit pada Siska dulu ya, biar kan Adam sendiri yang memberitahukan tentang Langit pada Siska." Pinta Adam pada sang mama.


Adam keluar dari kamar mama nya menuju kamar nya di dalam hati Adam, Adam sangat bersyumur karena mama nya bisa memaafkan nya dan menerima Langit sebagai cucu nya.


Setiap hari mama Adam dan Adam menjenguk Langit di RS, Mama Adam langsung menangis saat pertama kali melihat Langit, bahkan luka yang sudah mengering kembali terbuka saat melihat kondisi Langit saat ini, karena mama ingat dengan mendiang suami nya yang memiliki kondisi kesehatan yang sama.


Mama Adam pernah bertanya apa sudah ada tentang pendonoran jantung dan jawaban yang di terima oleh mama Adam adalah kecewa karena sampai saat ini Ray dan keluarga juga sudah mencari bahkan kakak kakak nya juga ikut membantu Ray.


Siska calon istri Adam datang ke rumah Adam saat mobil mereka berselisih jalan, Siska yang tahu kalau di dalam mobil itu adalah Adam tapi kenapa Adam tidak menghampiri nya, dengan rasa curiga Siska mengikuti mobil hitam yang di kendarai oleh Adam calon suami nya itu, tidaj membutuhkan waktu lama mobil Adam berhenti di rumah kediaman keluarga Ray, Siska sempat bertanya tanya kenapa Adam kesini bukan nya Adam pernah cerita kalau ia bertengkar dengan Ray tapi kenapa Adam ke rumah nya, Siska masih dengan rasa penasaran nya akhir nya ia tetap masuk ke dalam rumah Ray.


" Maaf nona siapa?." Tanya satpam rumah Ray


" Maaf pak, saya Siska, saya calon istri daei Adam, tadi Adam masuk ke rumah Ray pak." Jawab Siska


" Oh iya benar yang berusan masuk adalah tuan Adam, tapi nona tunggu sebentar di sini ya, karena kami akan melaporkan dulu sama den Ray non." ucap satpam

__ADS_1


" Iya pak, tidak apa apa, silahkan pak." Jawab Siska


Salah satu satpam yang berjaga di rumah Ray masuk untuk memberitahukan kepada keluarga di dalam rumah.


" Maaf den, ada tamu di depan." Ucap satpam tersebut


" Siapa pak?." Tanya Ray sambil memangku Langit di ruang keluarga


" Perempuan den, nama nya kalau tidak salah tadi Siska." Jawab Satpam tersebut


Jantung Adam berhenti sesaat setelah nama Siska di ucap oleh satpam.


" Baik pak, terima kasih, suruh tunggu dulu ya pak." Ucap Ray


" Baik den, saya permisi dulu." Ucap satpam

__ADS_1


Setelah satpam itu pergi.


" Dam, sebaik nya kamu keluar dulu, aku tahu kalau kamu belum memberitahukan tentang Langit kepada Siska, lebih baik kamu kasih tahu Siska sekarang dari pada nanti Siska mencari tahu sendiri atau bahkan tahu dari orang lain, bagaimana pun juga Siska adalah calon mama nya Langit nanti nya, dan tolong jangan di rumah ku ini ya, kasihan Langit kalau mendengar suara ribut, Langit baru saja keluar dari RS." Ucap Ray


" Maaf Dam bukan aku menggurui kamu, aku menjaga ketentraman Langit, kamu tahu sendiri kan apa yang di ucapkan Dokter tentang kondisi Langit saat ini." Lanjut Ray


" Baik Ray, terima kasih atas saran yang kamu ucap kan barusan, aku pu juga sudah berfikir begitu, rencana nanti malam aku mau kasih tahu ke Siska tapi kelihatan nya Siska tahu saat aku kesini Ray, aku mohon maaf ya sudah menggangu ketentraman di rumah kamu ini " Ucap Adam merasa tidak enak.


Kakak kakak semua, mohon dukungan nya selalu ya, bulan ini level nya turun kak, aku bingung harus bagaimana,


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2