Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 70


__ADS_3

Ke dua keluarga yang melihat hubungan mereka semakin lengket mau tidak mau keluarga mendesak agar segera menikah, memang mereka tidak pernah jalan berdua, terkadang Azell ikut atau Sasi jadi tidak akan ada timbul fitnah.


30 menit telah berlalu, Langit menghampiri Senja yang sedang fokus melihat ponsel nya.


" Lagi lihat apa?." Tanya Langit yang kini duduk di samping Senja


" Eh, ini lagi mengecek olshop, gimana sudah selesai?." Tanya Senja.


" Oh iya mas, tidak bisa di undur lagi ya acara lamaran nya, takut nya persiapan ku tidak maksimal." Tanya Senja.


" Tenang saja, urusan acara foto, catering serahkan saja semua pada WO, kata kan pada ibu dan ayah tidak usah masak masak ya, sekarang kita cari WO yang cocok, lalu cari baju dan kalau masih sempat kita cari cincin ya." Ucap Langit.


" Ok deh, kalau begitu yuk jalan sekarang saja." Ucap Senja


" Sayang, tunggu dulu, aku minta no rekening kamu ya, kirim lewat chat saja sekarang." Ucap Langit.

__ADS_1


Langit membuka M-bangking nya setelah Senja mengirimkan no rekening.


" Nah itu untuk keperluan keluarga sayang kalau mau beli baju, untuk WO biar mas yang akan bayar." Ucap Langit. Senja membuka ponsel nya saat mendengar notif pesan, ia terkejut membaca SMS notif bank.


" Mas ini kebanyakan, aku balikin sebagai saja ya." Ucap Senja


" Eittts jangan dong sayang, sayang juga butuh ke untuk ke salin, kalau masih ada lebih sayang simpan saja, ayo ah kita jalan ke buru sore nanti." Ucap Langit sambil menggendong Ara.


Mereka bertiga pergi meninggalkan kantor menuju toko yang menjual kebutuhan yang sedang mereka cari, tidak butuh waktu lama, cukup 2 jam mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan.


Malam hari nya, mereka ber 4 berkumpul di caffe.


" Jam berapa acara nya bro? Gue sempat tidak kalau ke Gereja dulu?." Tanya Tian.


" Pasti sempat bro, gue acara nya jam 2 siang, sengaja biar semua nya bisa ngumpul, ajak doi juga ya." Ujar Langit.

__ADS_1


" Ehhmmm gue dan Tian datang bawa gandengan, jadi kasih sama jomblo aku nih." Ledek Ari melirik ke David David melempar kacang ke wajah Ari.


" Loe kayak sudah laku saja." Ucap David


" Dia sudah nembak adik gue Vid." Langit yang menjawab kalem, di iringi kekehan Ari dan Tian yang seakan akan meledek nya. David menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


" Gue kurang apa ya padahal gue ganteng sejak lahir." Ujar David sambil merebahkan badan nya ke sofa dengan wajah yang sedih.


" loe kurang bumbu bro." Sahut Tian, semua kompak menertawakan David yang mata nya mendelik.


Semua persiapan seserahan telah rampung. bunda sangat antusias dalam acara lamaran ini, tidak seperti saat Langit akan melamar Devi dulu, bunda yakin kalau Senja pasti jodoh terakhir untuk Langit putra sulung nya itu.


Hari Sabtu, segala persiapan sudah selesai di laksanakan, baik di pihak keluarga Langit maupun keluarga Senja. Keluarga jauh juga sudah datang, dari Surabaya hanya bisa di wakili oleh Irsyad dan Sindi, Daddy dan Mommy akan hadir saat pernikahan Langit saja.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2