Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ls 96


__ADS_3

" Tidak usah yank, sudah biar mas sendiri saja, Ara lagi apa?." Langit berjalan menuju tangga sambil merangkul Senja.


" Ara lagi main Lego tuh." Senja menunjuk dengan wajah nya ke arah ruang keluarga.


" Mama temenin Ara saja, biar papi ke atas sendiri saja." Langit mengecup pipi istri nya sebelum menaiki tangga.


" Okey papi." Jawab Senja.


" Mama sudah beres." Teriak Ara memanggil nya.


" Mana coba lihat." Senja menghampiri Ara kembali duduk di karpet.


" Good girl.. Ara hebat." Senja tersenyum lebar mengacungkan dua jempol nya.


" Yeay..." Ara berteriak girang sambil berjingkrak senang.


Mereka bertiga berkumpul di ruang keluarga, bermain bercanda bahkan Ara sampai menangis gara gara ke usilan sang papi yang terus menerus pada putri nya.


" Sayang, bobok yuk." ajak Langit pada putri ya

__ADS_1


" Iya Pi." ucap Ara sambil menggandeng tangan mama nya untuk di ajak masuk ke dalam kamar nya. sedangkan sang papi hanya di tinggal seorang diri, Ara tidak lupa mencium ke dua pipi papi nya sebelum beranjak masuk ke dalam kamar.


Langit yang hanya sendirian akhir nya ia lebih memilih menunggu istri nya di kamar mereka berdua.


30 menit Senja akhir nya masuk ke dalam kamar, Langit yang sudah membersihkan diri sudah menunggu di aats tempat tidur nya.


" Belum tidur mas?." tanya Senja.


" Belum Yank lagi tungguin guling mas, mas tidak bisa tidur kalau tidak meluk guling nya." jawab Langit.


" Gombal mas, gombal." jawab Senja yang berjalan mengambil baju tidur dan menuju kamar mandi untuk berganti baju nya.


15 menit kemudian Senja keluar dari kamar mandi menuju meja rias nya, Langit yang melihat istri nya berpakaian seperti itu membuat voltase nya naik begitu saja.


" Mas." panggil Senja.


" Lanjut saja yank, mas tidak akan ganggu kon." jawan Langit.


" Mas tidak ganggu gimana, nih nih tangan nya mas apa tidak bisa di kondisikan mas." ucap Senja dimana tangan Langit sudah berada di dalam baju bagian atas, tali kecil yang berada di pundak Senja dengan mudah di lepas oleh Langit begitu saja.

__ADS_1


" iya iya, sudah lah yank tidak usah pakai itu semua, kamu sudah cantik di mata mas." ucap Langit.


" Ih mas ini, tunggu 5 menit saja mas." ucap Senja.


" Mas ya bisa nahan sayang, tapi ini yang tidak bisa naha." ucap Langit sambil meraih tangan Senja dan meletakkan di bagian tubuh nya yang mengeras.


" Mas." ucap Senja yang menarik tangan nya dengan wajah merah merona.


" He he he, kenapa yank, kamu juga sudah lihat kan, kenapa masih malu hm." Langit tersenyum saat melihat wajah merona sang istri.


Tanpa menunggu lama lagi, Langit langsung menarik tangan Senja lalu menggendong nya menuju tempat tidur mereka berdua.


Langit tanpa pikir panjang langsung membuka bajunya serta baju sang istri.


****Skip****


Waktu menunjukkan pukul 10 malam di atas tempat tidur king size pergumulan panas terjadi di antara dua insan mereguk nikmatnya surga dunia langit terkulai di atas tubuh sang istri setelah mencapai puncak, sejenak menormalkan kembali deru nafas yang memburu, di raih nya selimut yang tergeletak di lantai untuk menutup tubuh polos mereka berdua.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2