
" Ya Allah semoga anak dan cucuku segera menemukan sosok istri dan bunda yang bisa menyayangi mereka." Doa oma dengan meneteskan air mata yang sudah membasahi ke dua pipi nya.
Di rumah El. " Assalamualaikum mbak, ada apa mbak kok tumben malam-malam telp El?." Ucap El setelah mengangkat telepon dari kakak nya.
" Waalaikumsalam maaf El, Mbak Arin mengganggu. besok di sekolah Aina ada kegiatan kunjungan ke kebun buah, Mbak nggak bisa nganterin karena Adam lagi sakit kamu bisa enggak gantiin Mbak nganterin Aina?." tanya Arin seperti sedikit memohon.
" Insyaallah bisa mbak besok el tidak ada jam ngajar kira-kira besok jam berapa ya Mbak biar el ke rumah Mbak?." tanya el.
" Alhamdulillah kalau bisa kamu ke sini jam 7 saja ya El nanti berangkat dari sekolah ayeuna jam 8." jawab Arin.
" Siap Mbak besok el kesana, Adam sakit apa Mbak?." tanya kepada Arin.
" ini gejala tipes El kemarin panas banget tapi ini sudah meninggal tapi masih lemas." jawab Arin.
" Ya Allah Mbak kasihan adam, semoga lekas sembuh ya Mbak, kalau begitu El ijin mau istirahat biar besok bangun fresh untuk mengantar Aina ke kebun buah." jawab el.
__ADS_1
" Iya El maaf kalau ngerepotin kamu selamat, malam selamat istirahat assalamualaikum." ucap Arin.
" Waalaikumsalam Mbak." jawab salam el.
El menaruh ponselnya di atas meja dan mulai membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur tidak lupa ia membaca doa sebelum tidur dan mulai memejamkan mata nya.
Di rumah Cahaya.
" Sayang ayo bangun, Aya kan nanti ada kegiatan di sekolah." Ucap Oma membangunkan aya sambil mencium pipi gembil Aya.
" Bental Oma, Aya masih ngantuk." Jawab Aya.
" Iya Oma ini aya sudah bangun." aya bangun dan menyandarkan punggung mungilnya di ujung tempat tidur sambil senyum dengan menampilkan gigi gigi yang ompong khas anak kecil.
" Pinter sekali aya cucu siapa sih?." mencubit gemas pipi aya.
__ADS_1
" Cucu Oma Meisya dan opa lai yang baik dan tidak sombong." jawab aya dengan menggemaskan dan senyum mengembang di pipi gembil nya.
" Ha ha ha pintar nya, ayo sayang kita mandi dan meluncur ke sekolah." Jawab Oma dengan tertawa setelah mendengar ucapan cucu nya tadi.
" Ye ayo Oma." Jawab Aya.
" Mbak Nisa tolong mandiin ayah dulu ya, saya juga mau siap siap dulu." Pinta Oma.
" Baik Bu." Jawab mbak Nisa sambil mengangkat tubuh Aya untuk menuju kamar mandi.
Aya adalah anak yang pintar dan riang karena anak anak bunda dan ayah hanya tinggal Azell saja yang berada di rumah setiap malam hari saja karena sibuk dengan sekolah, sehingga Aya menjadi obat kesepian bunda dan ayah jika berada di rumah, meskipun Langit tinggal berjarak 2 rumah sebelah kanan dari rumah bunda dan Arka juga sama, berjarak 5 rumah sebelah kiri bunda dan ayah, tapi rasa sepi tetap mereka rasakan, terkadang ketika libur mereka gunakan untuk berkumpul berasa.
hanya Arion dan Ran saja yang tidak bisa berkumpul, apalagi untuk Aya di tinggal Daddy nya bertugas jauh dari rumah dan ibu nya yang sudah meninggal dunia, berkumpul bersama keluarga menjadi moment bahagia untuk Aya karena ia bisa bermain dan berceloteh bersama sepupu sepupu nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
__ADS_1
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....