
"Terima kasih dok." jawab Nita
"Ri...mas Fajar Ri. Hiks. ." Ucap Nita kepada Riri.
"Sabar Nit, berdoa saja semoga Allah memberikan kesembuhan pada suamimu." Ucap Riri menenangkan Nita.
"lya Ri, aku kebagian administrasi dulu." Pamit Nita.
Nita pun mengikuti suster untuk mengurus administrasi penanganan Fajar.
Dengan wajah sembab dan sedikit terisak dia berjalan lunglai.
"Semoga setelah kejadian ini, kamu akan bahagia Nit. Sebenarnya kamu orang yang baik Nit. Tapi terkadang dirimu egois dalam beberapa hal. "Ucap Riri dalam hati dengan melihat kepergian Nita.
Di tempat lain.
"Assalamualaikum dek." Ucap zafran setelah sampai ke dalam rumahnya.
"Waalaikum salam mas. Kok sudah pulang?" Jawab El dan tidak lupa menciu. tangan suaminya untuk menyambut kedatangannya.
"Ada kabar duka dek, bang Fajar tadi kecelakaan dek. Sekarang berada di rumah sakit." Ucap Zafran
"Innalillahi wa Inna lillahi Roji'un. Sekarang bagaimana keadaan om Fajar mas?" Jawab El kaget mendengar berita tersebut.
__ADS_1
Mereka pun bercerita dengan duduk di ruang tamu.
"Belum tahu kabar selanjutnya dek, tapi kata bang Ramon mobil bang Fajar rusak parah tadi beliau melihatnya waktu lewat di lokasi kejadian." Jawab Zafran.
"Ya udah, sekarang kita tengok om Fajar mas. Kita kasih semangat buat mbak Nita. Pasti beliau saat ini sangat sedih." Pinta El.
"Ya dek, ini om Radit juga tadi hubungi mas ngajak lihat keadaan om Fajar." Ucap zafran.
"Ya mas, meskipun selama ini mbak Nita tidak begitu baik sama Ifa, tapi sebagai tetangga kita harus saling membantu dan menghibur mas. Ifa juga tidak dendam selama ini sama mbak Nita. Semoga beliau di beri ketabahan ya mas dengan cobaan ini." Jelas El yang merasa kasihan dengan Nita.
Dia membayangkan jika berada di posisi Nita.
"Benar dek, kita tidak boleh dendam sama orang yang benci dan menghina kita. Apalagi tertawa melihat orang yang menghina kita sedang tertimpa musibah. Cukup do'akan yang terbaik agar do'a itu kembali juga pada kita." Tambah zafran
"Oh ya nanti Aya kita ajak kan mas ke rumah sakit?" Ucap El
"Ya nanti kita ajak saja apalagi nanti juga ada Rio jadi mereka bisa bermain berdua dahulu di Playground yang tersedia di sana." Jawab zafran.
"lya mas, IFA mo menghampiri Aya dulu di kamarnya sekalian siap-siap."Pamit El.
"Ya dek, mas juga mau siap-siap juga." El masuk ke kamar Aya setelah berpamitan dengan suaminya.
Dia melihat Aya sedang asyik dengan berbagai macam crayon untuk mewarnai gambar dari sekolahnya.
__ADS_1
"Sayang, gambarnya sudah selesai belum?" Tanya El setelah sampai di kamar Aya dan menghampirinya.
"Belum mommy, tinggal sedikit." Jawab Aya yang masih fokus dengan mewarnainya.
"Aya lanjutkan gambarnya nanti lagi ya, kita sekarang jenguk om Fajar di rumah sakit dulu sama Daddy." Ajak El dengan membelai lembut rambut Aya.
"Om Fajal Sakit ya mommy?" Tanya Aya dengan polosnya dan dia menghentikan aktifitas menggambar nya.
"lya sayang, makanya kita harus jenguk om." Jawab El.
"Kasihan tante Nita ya mommy, pasti sekalang sedih." Ucap Aya dengan nada sedih.
Wajah Aya tampak imut.
"Makanya sayang mommy ajak Aya jenguk om jadi nanti kita bisa menghibur tante Nita biar nggak sedih lagi." Jelas El.
"Ok mommy, ayo kita jenguk om dan hibul tante." Ucap Aya dengan semangat.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1