Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 263


__ADS_3

"Makanya sayang mommy ajak Aya jenguk om jadi nanti kita bisa menghibur tante Nita biar nggak sedih lagi." Jelas El.


"Ok mommy, ayo kita jenguk om dan hibul tante." Ucap Aya dengan semangat.


"Sekarang kita bereskan dulu peralatan Aya baru kita siap-siap ya." Ajak El.


"Siap mommy." Jawab Aya dengan posisi hormat.


El dan Zafran selalu mengajarkan kepada Aya untuk berbagi dan berbuat baik kepada teman-temannya.


Mereka juga mengajarkan secara langsung dengan mengajak Aya di panti asuhan agar dia belajar mau memahami keadaan di sekelilingnya.


Hal inilah yang membuat Aya tumbuh menjadi gadis kecil yang baik terhadap teman-temannya.


"Mommy dan putri Daddy sudah siap?" Tanya zafran yang sudah berdiri di ruang tamu menunggu kehadiran istri dan putrinya.


"Sudah dad." Jawab El dan Aya bersama.


"Let's go." Ajak zafran.


Zafra dan keluarga kecilnya pun keluar bersamaan dari dalam rumahnya.

__ADS_1


Di depan teras, sudah ada keluarga Radit yang menunggu kedatangan keluarga zafran.


"Suh, sudah lama menunggunya?" Tanya zafran setelah keluar rumah.


"Barusan juga suh, bagaimana ini kita pergi ke sana nya mau bawa mobil sendiri atau 1 saja?"Ucap Radit.


"Kalau menurut mama sih pa kita bawa 1 saja biar rame dan mama bisa ngobrol sama tante El." Bujuk Rosa kepada suaminya.


"Benar ma, nanti kan Rio bisa duduk bareng Aya." Tambah Rio yang sudah berada di dekat Aya.


Rio selalu senang jika berdekatan dengan Aya jadi dimana pun ada kesempatan Rio akan selalu mendekati Aya.


"Eh bocah anaknya siapa sih ini, udah ganjen banget sama anak orang." Ucap Radit yang jengah dengan kelakuan putranya.


"Enak saja ngatain papa kodok, ganteng kayak gini di bilang kodok. Kamu tu anak kecebong yang geganjenan." Tambah Radit.


"Sudah deh kalian tuh ya anak sama bapak sukanya ribut saja. Kamu lagi mas sudah tua nggak mau ngalah sama anak kecil." Ucap Rosa menengahi.


"Makanya suh kalau bikin tu pakai bismillah, bukan asal buat saja." Tambah zafran yang geli mendengar berdebatan bapak dan anaknya.


"Tiap buat juga baca bismillah Suh, tapi entah deh dia mirip siapa." Adu Radit.

__ADS_1


"Ya mirip kamu lah, sifatnya sama keras kepala dan nggak mau ngalah. Aku kan cuma sebagai penampung sementara." Jawab Rosa.


"Ini malah bahas hal seperti ini sih, kapan berangkatnya. Ini juga kalau bicara pada nggak di filter padahal ada bocah di bawah umur ni." Ucap El.


Sedangkan Aya hanya melihat perdebatan itu saja karena dia tidak paham dengan apa yang sedang orang dewasa ucapkan.


"He hhe he,maaf dek. Ya udah kita bawa 1 mobil saja biar cepat." Putus zafran.


"Ya udah bawa mobil kamu saja suh yang besar." Ucap Radit.


"Asyik.."Teriak Rio kegirangan.


" Nanti kita bisa ngobrol bersama ya Aira." Ucap Rio kepada Aya.


"lya Lio." Jawab Aya.


Kedua keluarga itu pun akhirnya berangkat ke rumah sakit dengan mengendarai mobil zafran.


Zafran dan Radit duduk di depan, zafran yang menyetir. Sedangkan Aya dan Rio di kursi paling belakang karena mereka ingin duduk bersama tanpa di ganggu.


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2