
Hai ini cerita baru ya, maksud nya cerita tentang putra ke 3 dari Mesya dan Ray, siapa lagi kalau bukan Kalandra Zhafran Khary Alfarizi, perkenalkan dulu ya, semoga menarik, dan Jangan lupa untuk vote dan like ya.
...🥀🥀🥀🥀🥀🥀...
Ran POV
Nama ku Kalandra Zhafran Khary Alfarizi, di kenal dengan nama Ran, ya keluarga serta teman teman ku, selalu memanggil dengan sebutan Ran, emmm sebenar nya aku lebih suka di panggil dengan sebutan Andra, tapi bagaimana lagi, ya biar lah, bahkan di tempat kerja ku saja semua orang memanggil ku dengan sebuat Komandan Zhafran, ya aku adalah seorang Abdi Negara lebih tepat nya TNI AD, usia ku kini menginjak 27 tahun, aku berpangkat Lettu di salah satu ibu kota yang berada di luar pulau Jawa lebih tepat kota Aceh.
Awal nya bunda sempat terkejut karena dari ke 4 saudara laki laki ku hanya aku dan adik ku Arion yang berbeda, namun Arion masih mengikuti cita cita seperti bunda, hanya aku yang berbeda, karena aku ingin sekali seperti opa ku yang bernama Bagas, aku selalu membanggakan beliau, meskipun saat ini beliau sudah tidak muda lagi, tapi saat ini pun beliau masih terlihat gagah, aku bangga kepada opa Bagas, dan akhir nya aku mengikuti jejak seperti opa menjadi seorang TNI AD.
__ADS_1
oh iya mumpung bercerita tentang nama, aku pernah ada seorang gadis berhijab sedang berdiri di taman bunga, aku sempat memperhatikan nya, bagaimana tidak memperhatikan, di siang siang biasa nya seorang cewek itu lebih suka untuk di tempat dingin, namun ia malah lebih suka di panas, apa dia tidak takut kalau hitam, itu lah pertanyaan yang ada di dalam benak ku, tapi aku lihat kulit nya tetap putih bahkan saat terkena cahaya matahari kulit putih nya bersemu merah, saat aku terus memandangi nya, ia menoleh ke arah ku, seakan akan ia tahu kalau ada yang sedang memperhatikan nya, deg jantung ku berdetak lebih kencang di kala ia tersenyum dan mengangguk kan kepala nya pelan ke pada ku, aku bahkan langsung membalas senyum nya, aku seperti terhipnotis oleh senyum manis nya.
Aku ingin datang kepada nya, aku ingin memeluk tapi aku selalu teringat dengan ucapan sang bunda, kalau belum muhrim tidak boleh aku untuk menyentuh nya.
Dubrak ge de buk.....
" Auwww." Keluh Ran.
" Ah sudah jam 03.00 pagi, lebih baik aku sholat tahajud dulu, agar fikiran ku lebih fress, aku harus selalu mendekat kan diri kepada Allah, agar aku selalu dalam lindungan nya, aku ingat dengan nasehat opa." Ucap RAN lagi.
__ADS_1
Author POV.
Setelah sholat tahajud, RAN melanjutkan dengan membaca Al Qur'an sambil menunggu adzan subuh yang berkumandang.
Tepat pukul 07.30 Ran sudah berpenampilan seragam lengkap, tubuh tinggi 185 cm, serta berkulit kuning Langsat, tidak lupa RAN juga memiliki hidung mancung serta lesung pipi yang membuat para wanita klepek klepek saat melihat senyum dari nya, ia berjalan menuju lapangan, dimana itu adalah lapangan untuk melaksanakan apel pagi serta upacara bendera, eits upacara tidak hanya di laksanakan anak anak sekolah ya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih. ...