
" Di suluh oma pulang abang, tapi kita bisa maen lagi di lain waktu." Jelas Aya.
" Ya udah hati-hati ya Aya." Ucap Aina.
Aya berpelukan dengan Aina. Setelah berpamitan, Aina dan Adam masih melanjutkan bermain di taman belakang.
Sedangkan Aya dan El masuk kedalam untuk mengambilkan perlengkapan Aya dan pamit kepada kedua orang tua El.
"Nenek kakek Aya pamit pulang dulu ya." Pamit Aya yang menghampiri ayah Handoko dan ibu di ruang keluarga.
" Jadi pulang sekarang ya nak, ya udah hati-hati ya kapan-kapan bobok sini lagi." Ibu menjawab dengan memeluk Aya.
"Kamu mau mengantar naik apa nak?" Tanya ibu kepada El.
" Naik taxi saja bu kasihan Aya kalau naik motor, Ya udah kami pamit dulu ya yah bu. Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." Jawab ayah Handoko dan ibu bersamaan.
El dan Aya keluar rumah untuk menunggu taksi online yang sudah El pesan lewat ponsel. Setelah menunggu, Taxi datang. Mereka masuk ke dalam taxi menuju rumah Aya.
Taxi yang di tumpangi mereka berhenti di depan pintu gerbang rumah Ayah Ray. Setelah El membayar dan turun bersama Aya, El menggandeng Aya masuk ke dalam rumah.
"Selamat siang pak." Sapa El kepada Satpam.
"Selamat pagi mbak, ngantar non Aya ya." Jawab pak Satpam.
"lya pak, kami permisi masuk dulu ya pak." Pamit El.
"Silahkan mbak." El masih menggandeng Aya masuk ke dalam rumah. Pintu rumah pun sudah di buka.
__ADS_1
"Assalamualaikum, " ucap Aya dan El.
"Waalaikum salam, eh cucu oma sudah datang." Jawab bunda.
" Ayo nak masuk dulu." Pinta bunda kepada El.
"Baik bun." El pun masuk masih menggenggam tangan Aya menuju ruang tamu, Mereka duduk bersama.
"Bun, El mau pamit pulang dulu ya bun." Ucap El
"Loh kok buru-buru nak, kan baru sampai ?" Tanya bunda
"Tadi ibu minta El untuk berbelanja karena keponakan El di rumah jadi nggak bisa berbelanja bun." Jawab El.
"Ya udah nggak mau minum dulu ?" Tawar bunda
"Terimakasih bun, El langsung saja takut pulangnya kesorean bum. Aya sayang mommy pamit dulu ya, besok Aya main sama mommy lagi." Lanjut El berpamitan kepada Aya.
Dia akan berbelanja sesuai catatan yang sudah di berikan ibunya.
El turun dari motor dan tidak lupa membayar tagihan ojek.
" Terima kasih pak." Ucap El kepada tukang ojek.
"Sama-sama mbak jangan lupa bintang lima ya." Jawab tukang ojek dengan tersenyum.
El pun menanggapinya dengan tersenyum.
El berjalan masuk kedalam supermarket. Dia mengambil troly besar untuk menaruh semua daftar belanjaannya.
__ADS_1
Di mulai stand beras, kemudian dia juga memasukkan barang sesuai daftar. Setelah di rasa semua masuk troly, El melanjutkan untuk membeli daging dan sayur.
Dia memilih daging ayam dan ikan.Untuk sayur nya dia memilih wortel,brokoli dan buncis. Dia melanjutkan ke stand buah.
Dia memilih berbagai macam buah. El memasukkan buah anggur, pepaya,pisang dan pear. Dia mencari keberadaan buah kiwi yang belum di temukan nya. Karena El fokus dengan keberadaan buah kiwi, El berjalan menengok ke arah stand berbagai buah tanpa melihat jalan.
Brukkk...
El menabrak orang didepannya dengan troly yang ia pegang.
"Ma...af.maaf pak saya tidak sengaja. " Ucap El kepada seorang laki-laki di depannya.
Deg..deg.
El terkejut ketika melihat orang yang di tabrak nya menengok kebelakang.
" El." Ucap laki laki itu
"Sekali lagi saya minta maaf pak telah menabrak bapak. Permisi saya duluan." Ucap El formal yang ingin segera pergi dari hadapan orang yang ingin dia hindari.
" Tunggu El." Cegah laki-laki tersebut dengan memegang troly yang El bawa.
El hanya menghela nafas.
" Kenapa sich harus ketemu orang ini." Gerutu El di dalam hati nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....