
El melihat kearah kedua orang tuanya untuk meminta persetujuan. Ayah Handoko dan ibu pun menganggukkan kepalanya.
"Insya Allah Ifa akan mengikuti dimanapun mas Andra bertugas. Dan saya akan menjaga Aya jika mas sedang bertugas di medan perang. Saya paham betul tugas mas diatas segala. Cinta mas yang pertama adalah negara tercinta kita ini. Insya Allah Ifa akan menerima dan akan meninggalkan pekerjaan Ifa untuk mengikuti di manapun mas berada." Jawab El. Ibu dan bunda pun berkaca-kaca mendengar ucapan El.
Ibu meskipun bersedih jika putri bungsunya akan pergi jauh mengikuti di manapun calonya bertugas, ini juga bahagia karena akhirnya putri bungsunya dapat menemukan kebahagiaan nya setelah kegagalan yang pernah dialaminya di masa lalu.
Bunda dan Zafran maju kedepan disusul oleh El dan ibu. Tidak ketinggalan Aya juga mengikutinya. Ibu membuka kotak bludru berisi 2 cincin emas putih.
Zafran mengambilnya dan memasangkan nya ke jari manis kanan El. El pun juga memasang kan cicin ke jari manis kanan zafran. Mereka memamerkan kedua tangan mereka yang terpasang cincin kehadapan keluarga dengan senyum yang bahagia.
Tidak ketinggalan Aya yang berdiri ditengah-tengah zafran dan El. Yasmin dan seluruh keluarganya mengabadikan moment ini dengan senyuman yang merekah.
Tania dan Intan juga mengabadikannya. Mereka meneteskan air mata bahagianya. Mereka tahu tentang cerita masa lalu El yang membuat sahabat mereka terpuruk, tetapi saat ini mereka sangat bahagia melihat senyuman kebahagiaan yang terpancar dari wajah El.
"Semoga mereka hidup bahagia ya, aku bahagia banget melihat Salma senyum seperti ini." Ucap Tania kepada Intan.
"lya mbak, aku juga sangat bahagia melihat mbak Salma seperti ini. Sudah banyak kesakitan yang mbak Salma terima, semoga ini awal dari bahagianya." Jawab Intan.
__ADS_1
"Terima kasih ya nak sudah menerima putra dan cucu bunda." Ucap Bunda dengan memeluk sayang calon menantunya.
"Terima kasih tante sudah bersedia memilh El menjadi calon pendamping mas Andra." Jawab El dalam dekapan bunda.
"Kok tante sayang, panggil bunda ya." Protes bunda.
"Maaf tan...eh bunda." Jawab El kikuk. Salma, zafran dan Aya pun tersenyum bahagian.
"Aya cekalang boleh panggil bunda ?" Pinta Aya polos kepada El.
" Eh keliru, mommy saja, teman Aya di sekolah kalau ayah nya Daddy, belalti bunda nya mommy." Ucap Aya dan itu membuat semua nya tersenyum
"Boleh sayang, Aya sekarang panggil tante mommy ya." Jawab El dengan mencium pipi Aya.
"Hole...hole Aya punya mommy. Oma opa Aya punya mommy." Teriak Aya kegirangan.
El dan Zafran pun saling berpandangan dan tersenyum melihat tingkah Aya.
__ADS_1
Setelah acara dokumentasi, semua keluarga berkumpul ke ruang tengah dimana sudah banyak hidangan yang tersedia disana.
Mereka menikmati makanan yang sudah dihidangkan. Tidak terkecuali Aina, Aya, Adam, Ara, Rasya, Jojo dan Juju yang saling bercengkrama dengan akrabnya.
Mereka bisa berbaur dengan menikmati hidangan yang sudah disediakan diselingi dengan candaan mereka.
" Terimakasih ya dek sudah mau menerima mas." Ucap Zafran yang sedang duduk bersama El dengan menikmati Sate yang diambilkan El.
"Sama-sama mas, El juga bahagia bisa di lamar mas dan diterima Aya menjadi mommy nya." Jawab El dengan senyuman tipis yang terpatri di wajah ayunya.
"Ya Allah semoga pilihanku saat ini tepat untuk menjadikan wanita di hadapanku untuk menjadi ibu untuk anak-anakku. "Batin Zafran dengan melihat senyuman di wajah El.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1