Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 291


__ADS_3

Setelah kepergian Rosa dan Nita, zafran masih setia merawat sang istri. Sedangkan Renji sudah di bawa kembali perawat ke ruang inkubator.


"Sekarang maem dulu ya dek, pasti adik laper karena tadi adik harus mengurus tenaga banyak untuk melahirkan Renji." Tawar Zafran dengan mengangkat makanan yang di bawa perawat tadi.


"lya mas." Jawab El.


Zafran dengan telaten menyuapi sang istri. Dia merasakan kebahagiaan tak terhingga dalam hidupnya dengan kehadiran sepasang putra dan putri dalam rumah tangganya.


Ditempat yang sama, ada seorang laki-laki yang baru saja turun dari mobilnya dengan membawa 2 orang anak yang sama aktifnya.


Dia adalah Radit. Dia di telpon sang istri untuk menjemput Aya dan Rio karena dia mengantar El ke rumah sakit.


Radit pun menyanggupi dan menjemput kedua anak tersebut. Setelah mengatakan sang mommy sudah melahirkan, Aya merengek kepada Radit untuk di antarkan ke rumah sakit.


Dia ingin melihat mommy nya dan tentunya adiknya yang sudah lama di nantikan kelahirannya.


Setelah mengajak kedua bocah itu makan, masih dengan seragamnya Radit mengajak menjenguk mommy nya.


Dan sekarang mereka sudah sampai di depan rumah sakit.


"Om nanti wajah adik Aya kayak apa ya?" Tanya Aya yang penasaran.


"Tentunya mirip daddy, mommy dan Aya." Jawab Radit.


"Tapi gantengan Rio pastinya." Tambah Rio dengan PDnya.

__ADS_1


"Gantengan adik Aya." Bantah Aya dengan wajah sengit.


"Gantengan Rio dong." Jawab Rio yang juga tidak mau kalah.


Rio tidak jika ada orang memuji anak cowok lainnya dengan kata ganteng. Entah sifat narsis siapa yang menular ke Rio.


"Ha.... ha... ha... hha..., adik Aya dan Rio ganteng kok kan cowok seperti papa." Ucap Radit dengan tertawa terbahak-bahak karena melihat pertengkaran Aya dan Rio.


Radit pun menuntun Aya dan Rio bersebelahan menuju bagian informasi untuk menanyakan keberadaan ruangan El.


Setelah mengetahui, mereka pun berjalan menuju ruang perawatan El.


Ceklek.. Suara pintu kamar El di buka.


" Mommy." Teriak Aya dan berlari menuju ke arah mommy nya setelah tangan Aya di lepas Radit.


"Mommy adik sekarang dimana, Aya mau lihat." Tanya Aya setelah berada di bed sang mommy karena Zafran mengangkatnya dan di taruh di atas bed.


"Masih di ruang inkubator sayang." Jawab El lembut dengan mengusap rambut Aya yang tertutup jilbab.


"Bentar biar Daddy kesana untuk meminta suster membawa adik." Ucap zafran.


Zafran pun keluar setelah pamit kepada putrinya.


"Selamat ya tante, akhirnya dedek nya keluar juga." Ucap Radit.

__ADS_1


"Terima kasih om. Alhamdulillah untung tadi ada mbak Rosa." Jawab El.


"Oh ya ini istri saya kemana kok nggak ada disini?" Tanya Radit yang tidak melihat istrinya di sana.


Ceklek....


Tiba tiba pintu terbuka


"Dedek....." Teriak Aya yang kegirangan melihat Daddy nya menggendong Renjiro.


"Shut." Ucap zafran dengan memberikan tanda telunjuk tangan di bibirnya.


"Jangan kencang-kencang kak, si adik baru tidur." Tambah zafran menasehati putrinya.


"Maafın Aya Daddy." Jawab Aya dengan menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.


"Nggak apa apa sayang, ayo sini katanya kakak mau lihat adik." Ajak zafran dengan melambaikan tangan kanannya ke arah sang putri.


Sedangkan tangan kirinya menggendong Renjiro. Aya, Rio dan Radit pun maju ke arah Zafran yang sudah berada disini El untuk melihat wajah Renjiro.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1



__ADS_2