Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
LS 59


__ADS_3

" BI, titip Ara dulu ya, Ara sudah di mandikan mama kok bik." Langit menyerahkan Ara yang ia tuntun ke bik Surti.


" Sayang sama bibik dulu ya, papi mau mandi dan sholat dulu." Langit mengecup kening anak nya kemudian melangkah ke arah tangga menuju kamar nya.


Pukul 21.00 malam terdengar suara deru mesin mobil, Langit bangun dari tempat tidur nya setelah menidurkan putri nya, ia melangkah ke arah jendela balkon kamar nya, melihat siapa yang datang.


Langit bergegas turun saat melihat istri nya yang datang.


" Kenapa baru pulang?." Tanya Langit datar.


" Aku lembur mas, habis buat konsep untuk iklan promo produk yang akan segera launching." Jawab Devi tanpa melihat ke arah Langit.


" Mas yang kunciin gerbang dan pintu garasi ya, aku pengen mandi, gerah." Lanjut Devi yang akan melangkah masuk ke dalam rumah.


" Tunggu!!!." Ucap Langit yang menahan tangan kiri Devi dan memperhatikan seksama.


" Kamu beli jam tangan baru?." tanya Langit dengan menyelidik tangan kiri Devi.


" Eh, tidak...ini hadiah dari kantor." Jawab Devi gelagapan.

__ADS_1


" Hmmm hadiah dari kantor semahal ini, dalam rangka apa?." Tanya Langit memicingkan mata nya, tampak diri nya tidak yakin akan jawaban Devi.


" Ini reward atas kinerja ku mas, GM memberikan nya saat aku pulang dari Surabaya." Jawab Devi.


" Oh,, ya sudah masuk duluan." Langit menyuruh Devi masuk ke rumah, meskipun dalam benak nya merasa tidak percaya jam itu sebagi hadiah dari kantor.


" Aku merasa ini pemberian pribadi." Batin Langit.


Flashback on.


" Halo Bu Devi, tolong jangan dulu pulang, temani saya makan malam dulu ya, ada hal penting yang harus kita bicarakan." Pak Anton menghubungi Devi 10 sebelum pulang.


" Hmmm, maaf pak, apa tidak bisa besok saja?." Tanya Devi di sebrang telepon.


" Saya tunggu di cafe Cinta, 15 menit lagi saya sampai disana." Ucap pak Anton setelah itu menutup telepon nya. Meja di pojok caffe menjadi tempat Pak Anton dan Devi menikmati makan malam nya.


" Ini draft yang harus kamu pelajari." Pak Anton memberikan beberapa lembar berkas ke arah Devi.


" Kamu harus menguasai hal hal menyangkut kinerja semua departemen dalam perusahaan kita ini." Lanjut Pak Anton.

__ADS_1


" Baik pak." Devi mengangguk patuh.


" Step berikut nya akan saya kasih tahu setelah kamu menguasai materi ini." Pak Anton tiba tiba meraih tangan kiri Devi.


" Dev kamu makin cantik dengan memakai jam tangan ini." Ucap pak Anton sambil membelai punggung tangan Devi itu.


Devi berusaha menarik tangan nya karena risih dengan perlakuan pak Anton.


" Sebentar Devi, biar saya mengaguminya 5 menit saja." Ucap pak Anton. Lagi lagi Devi tidak bisa menolak hanya bisa diam mematung.


Flasback off


Keesokan hari nya di rumah


Sarapan pagi sepasang suami istri, Langit dan Devi tampak hening, hanya dentingan sendok yang beradu dengan piring sekali kali terdengar memecah keheningan, sampai saat ini hubungan ke dua nya masih kaku.


" Kamu sudah ajukan surat pengunduran diri?." Tanya Langit yang mulai membuka percakapan setelah selesai menghabiskan sepiring nasi goreng seafood, teh yang terlihat mengepulkan uap di sesak nya perlahan.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2