Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 96


__ADS_3

El pun terpesona dengan senyuman laki laki itu beberapa saat.


" Mbak mbak." Panggil laki laki itu sambil menggoyangkan satu tangan nya di depan wajah El.


" Eh maaf mas." El pun sadar akan kekaguman nya dan mengencek tas ransel nya dan ternyata benar saja tas rangsel nya sudah terbuka.


" Maaf ya mas, saya tidak tahu, Terima kasih sudah mengembalikan dompet saya. Sekali lagi saya minta maaf karena sudah menuduh mas tadi." Ucap El.


" sama sama mbak, ya sudah saya permisi dulu " ijin laki laki tersebut dan melangkah kan kaki nya menjauh dari El.


El yang sudah sadar jika laki laki tersebut sudah pergi itu pun hanya tersenyum simpul karena ia mengagumi laki laki itu.


El melihat jam dan kurang 10 menit ujian akan di mulai. Ia berjalan dengan tergesa gesa menuju kelas tempat ujian nya.


Tidak lupa ia berjalan dengan senyuman yang masih menempel di wajah nya melewati koridor koridor menuju kelas nya.

__ADS_1


Masih dengan senyuman yang tersungging di bibir tipis nya, El masuk ke dalam kelas dengan riang gembira, Tania sahabat karib nya sejak awal masuk Julia dan teman gesrek nya itu sampai heran melihat El.


" Tuh anak kenapa, senyum senyum sendiri, sarap kali ya." Batin Tania


" hai sahabat aku yang caem, sapa El dengan masih menyunggingkan senyum nya.


" Ngapain kamu senyum senyum? Kena sarap ya kamu El?." Tanya Tania.


Tania Adalah sahabat absurd El, dia memang kalau berbicara sedikit blak black kan, tapi terkadang bicara asal nya membuat teman teman tertawa.


" Ish tidak usah monyong tuh bibir sudah seperti bebek tetangga ku saja." Jawab Tania dengan suara yang menggelegar, sampai sampai teman teman yang lain nya menengok ke arah Tania.


Belum selesai El menjawab, dosen pun masuk ke dalam ruangan.


" Nanti aku cerita deh, sekarang fokus duku ke structure, tuh si dosen sudah datang." El pun menunjuk ke arah dosen yang sudah duduk di kursi khusus dosen.

__ADS_1


El dan teman teman nya pun fokus mengerjakan ujian nya, ini ke beruntung an bagi El ternyata, materi yang dia pelajari semalam keluar semua. El mengerjakan soal nya hanya butuh waktu 30 menit, sedangkan Tania masih fokus mengerjakan.


Terkadang dia juga tengak tengok ke arah El. Tania dan El hampir sama untuk kemampuan akademik nya. Mereka selalu saling melengkapi, suka dan duka mereka lalui bersama.


Tidak ada pertengkaran hanya kadang mereka bertingkah absurd. El dulu dan sekarang sangat lah berbeda. El yang dulu adalah anak yang riang, banyak humor yang di keluarkan, banyol dan kadang usil dengan teman teman nya. Teman teman nya kadang jengkel tapi juga gemas dengan El.


Apalagi di tambah Tania, paket komplit untuk ngebanyol di dalam kelas kelas selalu ramai karena ulah mereka ber dua. Itu dulu sebelum merasakan kesakitan, sebelum mengenal sebuah cinta yang membuat dunia nya berubah.


Setelah selesai mengerjakan soal, El mengumpulkan tugas ke depan dan keluar kelas.


" Tan, aku tunggu di kantin ya, aku keluar dulu." El berbicara dengan suara kecil.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2