Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
RAN 120


__ADS_3

"Adam Aina yuk kita makan malam bersama kakek dan nenek sudah di meja makan loh tante juga masak ayam goreng kesukaan kalian." ucap El kepada Aina dan Adam.


" Hore hore Mama ayo ke meja makan Adam sama adik mau makan sama nenek dan kakek." bujuk Adam.


" Ya bu baru dari acara nikah-nikahan klien mas Arfan karena satu arah sekalian mampir." Tambah Arin yang juga mencium tangan ayah dan ibunya bergantian lalu diikuti suaminya.


" Ya sudah, sekarang kalian duduk kita makan malam bersama." Ajak pak Handoko kepada anak dan cucu nya.


Mereka pun makan malam dengan tenang terkadang juga diiringi candaan Adam dan ayeuna yang membuat rumah kakek dan neneknya menjadi ramai setelah selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga untuk bercengkrama dan Adam sedang asyik menonton channel TV kartun kesayangan mereka.


El membawa teh hangat dan beberapa cemilan yang ia bawa dari dapur setelah membereskan meja makan Ari juga membantu adiknya.


" Dek." Panggil Arin kepada adik nya.


" Ada apa mbak?." Jawab El yang di dengar ibu, sedangkan ayah dan Arfan sedang asyik membahas kasus yang pernah di tangani oleh Arfan.

__ADS_1


" Kata Aina, kamu lagi dekat ya sama teman nya?." Tanya Arin yang penasaran dengan cerita Aina.


Sedangkan ibu hanya menyimak obrolan ke dua putri nya.


" oh iya mbak, itu Aya mbak nama nya, anak nya juga lucu seperti Aina." Jawab El


" kata Adam, kalian pernah pergi bareng waktu Adam dan Aina nginap di sini?." Tanya Arin lagi.


" Benar mbak, kita memang pernah pergi bareng di taman, itu karena Aya merengek dan telp El terus mbak, ya sudah Mumpung El libur ya ajak Adam dan Aina sekalian." Jawab El.


" Kok bisa dia kenal kamu nak?." Tanya ibu yang sedari tadi penasaran.


" waktu kamu pulang magrib magrib itu?." Tanya Ibu lagi.


" Ya Bu." Jawab El.

__ADS_1


" Terus kamu kok bisa tahu dia temen Aina di sekolah?." tanya Arin yang masih penasaran dengan cerita adiknya.


" Mbak masih ingat tidak waktu Mbak nyuruh nganterin Aina ke kegiatan sekolahnya." ucap El.


" Waktu Adam sakit ya?." Ucap Arin dan El mengangguk kan kepala nya.


" Waktu nganter Aina dan kami sudah duduk di dalam bus kami bertemu kembali dan ternyata Aina teman satu bangku aya dan ternyata waktu pulang yang aya juga cerita sama Omanya tentang El ya sudah kami malah asyik ngobrol bersama sambil mengawasi Aina dan aya memetik buah." Jawab El.


" Kok di anterin sama oma nya dek, memang nya orang tua nya dimana?." Tanya Arin.


" kalau bunda nya sudah meninggal dunia karena kecelakaan saat hamil Aya 7 bulan kak, bunda nya terluka parah, jadi Aya lahir belum waktu nya, dan Alhamdulillah nya, Aya selamat, sedangkan ayah nya tugas luar provinsi." Jawab El.


" Oh ayahnya seorang duda toh." ucap arin dengan senyum penuh arti


...🌹🌹🌹🌹🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....


__ADS_2