
" Nak, angkat wajah mu." pinta papa.
Aisyah dengan segera mendongak dan menatap sang papa.
" Masya Allah cantik nya kamu." ucap Zafran
" tapi kenapa hati ku tidak berdebar ya?." tanya Zafran dalam hati nya.
" apa ada yang ingin di tanyakan oleh nak Zafran kepada putri saya?." tanya pak Doni
" ada pak, perkenalkan saya Zafran, ada beberapa hal yang akan saya tanyakan kepada Mbak Aisyah." Ucap Zafran.
Pertanyaan demi pertanyaan telah di lontarkan oleh Zafran dan di Jawab Aisyah dengan lugas, bahkan Aisyah tidak ada satu pun melewatkan pertanyaan yang telah dia dapat.
Setelah selesai nya dengan pertanyaan tersebut, Zafrna menatap ke dua orang tua nya, orang tua nya mengangguk kepala nya, menandakan kalau ayah dan bunda menyerang kan semua nya kembali kepada putra nya, karena dari tutur kata nya, Aisyah adalah sosok yang baik hati.
Zafran yang telah mendapatkan lampu hijau, ia langsung mengatakan kalau bersedia menerima perjodohan ini, dan ia meminta waktu 1 bulan untuk mengurus surat surat untuk menikah kantor, baru nanti mengurus surat untuk daerah setempat.
__ADS_1
ke dua orang tua Aisyah ternyata berasal dari Surabaya, mereka tinggal di sini, karena papa nya sedang mengembangkan bisnis nya di daerah kota Aceh.
Setelah berbincang bincang, mereka langsung berpamitan, Zafran dan kedua orang tua nya langsung pulang.
2 hari kemudian, Zafran dan Aisyah mulai mengajukan ijin menikah dari tempat dinas Zafran.
Aisyah yang dasar nya sudah pintar, tidak begitu sulit buat nya untuk menjawab pertanyaan dari senior suami nya itu.
Kini mereka berdua sedang berada di restoran tempat di depan tempat dinas Zafran.
" panggil saja dengan Ais, maaf ya, umur aku lebih tua 3 tahun." ucap Ais.
" baik lah Ais saja kalau begitu ya, mau pesan apa?." tanya Zafran.
" mau tomyang saja mas." ucap Ais dengan senyum malu, ia merasa tidak enak, bahkan sebenarnya laki laki di depan nya ini cocok untuk menjadi adik nya, malah Sekarang harus menjadi calon suami nya.
" baik lah." jawab Zhafran lalu memanggil pelayan untuk memberikan apa yang ia pesan.
__ADS_1
" maaf kalau aku bertanya sesuatu kepada kamu Ais." ucap Zafran.
" apa yang membuat kamu menerima perjodohan ini, bahkan kita tidak pernah bertemu sekali pun bertemu?." tanya Zafran.
" karena ke dua orang tua mas, Ais hanya ingin menjadi anak yang baik, dan menurut apa kata orang tua." jawab Ais.
" apa kamu tidak takut kalau yang di jodohkan kamu adalah laki laki berbadan gendut, perut buncit ah, bahkan ya begitulah, kamu pasti bisa membayangkan?." ucap Zafran.
" ha ha ha mas Zhafran lucu, Ais itu saat papa berkata kalau aku mau di jodohkan dengan seorang laki laki, aku sempat berfikir begitu, maksud nya Sama dengan apa yang mas Zhafran kata kan tadi, namun aku segera menepis nya, aku yakin kalau ke dua orang tua ku, tidak kan menjerumuskan anak nya ke dalam sebuah penderitaan." jawab Ais dengan kekehan.
" terus apa kamu tidak takut kalau awal nya kamu mempunyai uang banyak, setelah menikah nanti kamu bahkan harus kehilangan gaji besar dan menerima gaji yang serba kecukupan seperti gaji ku ini." Tanya Zafran
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1