
Di rasa tenaga nya sudah bertambah Rosa mengambil ponsel lalu mencoba menghubungi suami nya, namun nasib baik tidak berpihak dengan nya, no ponsel suami nya tidak bisa di hubungi namun Rosa tidak menyerah namun saat lampu operasi padam dan tidak beberapa lama tiga dokter keluar dan yang terakhir keluar adalah dokter yang tadi berbicara dengan meraka.
" Bagaimana dok?." tanya Bu Danki.
" maaf kan kami, anak nya selamat dan berjenis kelamin perempuan, sangat cantik sekali, tapi harus di rawat di inkubator, karena usia yang masih belum cukup untuk keluar." ucap dokter.
" lalu ibu nya dok?." tanya Bibik yang tiba tiba maju ke depan dan tidak menghiraukan Bu Danki yang berada di sana.
" Sekali lagi maaf kan kami, ibu Aisyah tidak bisa kami selamatkan karena beliau meninggal dunia di karena kan terus menerus mengeluarkan darah, kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya ibu Aisyah Cahyani, semoga amal ibadah beliau di terima dan di tempat di sisi Allah SWT Amin, kalau begitu kami mohon pamit, permisi." ucap dokter tersebut.
Bibik langsung pingsan, Rosa langsung jatuh luruh ke bawah, dan untung saja pratu Rendi berada di sisi Rosa.
Mereka semua di bawa ke ruangan.
Rosa terus menangis dan dia langsung teringat dengan suami nya, Rosa langsung mengambil ponsel nya dan Alhamdulillah langsung terhubung.
__ADS_1
Kita lanjut ke obrolan Dimas dan Rosa ya.
" mbak Aisyah kecelakaan mas, dan dan." ucap Rosa sambil sesenggukan.
" dan apa sayang, jangan buat mas berfikir negatif, ayo sayang." bentak Dimas, Dimas tidak sengaja membentak Istri nya, karena ia penasaran.
" Sayang, jangan buat mas gelisah seperti ini, halo halo sayang, masih dengar mas kan?." Dimas terus menerus berteriak
Di tempat Rumah sakit, Rosa tidak tega untuk mengatakan itu semua nya, Pratu David yang tahu ada suara di ponsel istri atasan nya itu langsung mengambil alih tanpa meminta ijin, karena pratu David tahu kondisi Rosa masih dengan belum stabil.
" Selamat malam." jawab Dimas.
" Ijin, saya minta maaf karena telah mengambil ponsel Ibu Dan, saya mau menyampaikan bahwa kondisi ibu saat ini masih belum stabil jadi saya berinisiatif untuk mengambil alih ponsel ibu, dan saya juga mau memberitahu kan kabar duka, baru saja lebih tepat 15 menit yang lalu istri dari Lettu Zafran, ibu Aisyah telah meninggal dunia di rumah sakit." ucap Pratu David.
" Innalilahi wainailahi rojiun, kenapa Vid, ada apa?." tanya Dimas.
__ADS_1
" ijin atasan, Ibu Aisyah mengalami kecelakaan di jalan raya Xxx karena....." Pratu David menceritakan semua kronologi dari awal sampai akhir, tidak terasa ponsel Dimas terjatuh dan saat itu juga sedang ada Amar dan Zhafran yang akan mendatangi Dimas.
" Su." panggil Amar.
Dimas langsung tersadar dan segera mengambil ponsel nya yang terjatuh di atas tanah.
" Pratu David, tolong jangan tinggalkan mereka semua, nanti akan saya hubungi lagi, terima kasih, dan tolong kamu telepon ke kesatuan untuk segera menghubungi pihak sini agar Lettu Zhafran bisa segera pulang." ucap Dimas.
" Siap, Dilaksanakan." jawab Pratu David.
Dimas langsung memasukkan ponsel nya ke saku celana dan mengusap air mata nya yang akan jatuh, ia tidak mau kalau Zafran sampai mengetahui nya.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....