Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 183


__ADS_3

"Ya udah pokoknya kamu harus jaga diri disana. Nanti kalau mau pulang, jangan lupa hubungi ibu atau ayah. Biar kami juga tenang." Ucap ibu.


"lya bu, nanti El hubungi ibu, kalau begitu El tutup dulu ya bu, El mau sholat Dhuhur dahulu. Assalamualaikum." Pamit El.


"Ya nak, Waalaikum Salam." Jawab ibu.


El mematikan telponnya nya. Sebelum meletakkan ponselnya di meja, dia melihat notif pesan masuk.


El pun membukanya apalagi setelah melihat nama pengirim pesan, dia tersenyum dan membukanya.


๐Ÿ“ฉ Mas Andra.


" Asalamualaikum dek, kok mas telpon nggรคk Bisa Kamu sedang telpon siapa ?" Tulis pesan Zafran dengan nada posesif nya.


๐Ÿ“ค Me.


"Waalaikumsalam mas, maaf baru balas barusan telpon ibu buat ngabarin keadaan IFA mas. Memangnya mas berfikir IFA telpon siapa ?" Balas El.


El tidak merasa keberatan dengan sikap posesif yang di keluarkan zafran sejak tadi pagi.


Dia jadi merasa jika Zafran sudah mulai menerima kehadiran El di hatinya.


๐Ÿ“ฉ Mas Andra.

__ADS_1


"Alhamdulillah kalau kamu telpon ibu. Mas kira kamu menghubungi orang lain."


๐Ÿ“ค Me


"Mas cemburu ya, cie...cie... mas cemburuin El. El seneng deh di cemburuin mas."


El mengetik balasan pesan dengan senyum-senyum sendiri. Untung saat ini dia berada di dalam kamarnya, jadi dia tidak malu membalas pesan dengan senyum sendiri menghadap ponselnya. Tidak ada balasan kembali dari El. Setelah beberapa menit, ponsel El berbunyi tanda telpon masuk. El mengangkatnya setelah tahu siapa yang menelponnya.


"Assalamualaikum dek, memangnya mas nggak boleh gitu cemburu dengan calon istri mas yang cantik ini ?" Ucap zafran dengan nada manja.


"Waalaikumsalam calon imam nya IFA, Tentu saja ifa sangat senang bisa di cemburu in mas. Tandanya mas cinta sama Ifa." Jawab El.


"Mas seneng deh dengan sebutan baru kamu ke mas, Calon suami. He he he he." Jawab zafran


" He... he... he, iya bener dek. Oh ya dek bagaimana besok kamu jadi pulang jam berapa?" Tanya Zafran.


" Ifa nggak jadi pulang besok mas, tadi nyari tiket pesawat tidak ada yang pagi atau pun siang waktu keberangkatan nya, jadi belum pesan tiketnya." Jawab El


"Alhamdulillah dek, kalau adik belum jadi pesan." Jawab zafran.


" Loh memangnya ada apa mas, kok sepertinya mas senang Ifa tidak jadi pulang besok?" Tanya El yang penasaran.


"Tadi mas barusan di telpon dari kantor, jadi intinya besok kita ada pengajuan dengan atasan." Jawab zafran.

__ADS_1


" Apa adik sudah siap ?" Tanya Zafran.


"Alhamdulillah mas, akhirnya pengajuannya sudah di terima. Insya Allah ifa siap mas." Jawab El dengan lantang.


" Tapi kamu sudah tahu kan apa saja yang akan kita hadapi disaat pengajuan nikah kita?" Tanya Zafran


"Insya Allah Ifa sedikit sudah tahu apa yang akan Iga hadapi. Kemarin Ifa sudah bertanya dengan teman IFA yang menikah dengan seorang TNI juga. Dan Ifa juga buka referensi di google untuk menambah pengetahuan IFA mas." ucap El


"Alhamdulillah dek, nanti mas kirimin no. NRP mas, jabatan ataupun apapun yang berhubungan dengan kedinasan mas. Untuk baju kamu, mas sudah siap kan dek, sekarang sudah ada di laundry dan nanti malam sudah bisa di ambil, jadi besok kamu sudah memakai baju Persit, Jadi selama belum selesai ini, kamu harus tetap stay di sini dulu biar urusan kita cepat selesai dan kita cepat nikah." Ucap zafram dengan semangat.


"lya mas, Salma akan minta izin ke kepala sekolah. Yang utama saat ini adalah urusan kita mas." Jawab El.


"Cie yang sudah nggak sabaran di nikahin mas..."Goda zafran.


"Ih apaan sih mas, mas juga sama ingin cepat nikahin ifa kan ?" El membalikkan kondisi.


"Ya memang, biar secepatnya ada yang nemenin mas disini, mengurus mas dari menyiapkan baju dinas mas dan makanan untuk mas. Masak mas di suruh makan di kantin asrama terus, kan bosen dek." Rajuk zafran.


"lya mas, besok ifa akan menyiapkan semua keperluan mas setelah kita nikah." Jawab El.


...๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน...


...Jangan lupa Like dan Vote...

__ADS_1


...Terima kasih....


__ADS_2