
namun tiba tiba mata Ayu menangkap sesuatu yang aneh dari leher Yasmin.
" Yas kamu?." ucap Ayu menggantung
" Apa....?." ucapan Yasmin langsung terpotong setelah tahu arah mata ayu kepada nya, dengan segera Yasmin menutupi nya.
" kamu sudah.....?." ucapan Ayu lagi lagi menggantung
" belum masih pe... ma.... na.... san sudah di gangguin sama Ara." ucap Yasmin gamblang pada Ayu.
ayu langsung tertawa terpingkal pingkal melihat nasib rumah tangga sahabat nya itu.
" kamu ngejek aku yu?." ucap Yasmin dengan cemberut.
Ayu langsung menghentikan tawa nya, lalu diam dan menatap Yasmin.
" bukan bukan, maaf maaf Yas, tapi saran aku ya Yas, besok kalau kak Arka datang segera deh buka segel, itu sudah hak kak Abra Tas, dan kamu juga harus ingat itu." ucap Ayu.
Yasmin hanya diam, ia langsung pergi meninggalkan ayu begitu saja, bukan Yasmin malu tapi ia ingin segera pulang, dan ayu pun segera mengikuti Yasmin.
Setiba nya di rumah, Yasmin langsung menuju kamar nya.
Ceklek
Pintu terbuka, terlihat Arka yang ada di sofa kamar nya.
" Mas." ucap Yasmin yang melempar tas serta buku yang ia pegang lalu berlari duduk di pangkuan Arka yang sedang mengecek pekerjaan nya.
Arka langsung terkejut, untuk saja laptop nya berada di sebelah nya.
" Mas kapan pulang?, kata nya besok " ucap Yasmin.
" kamu tidak rindu mas?." tanya Arka.
Yasmin diam, ia malu mengakui kalau ia rindu suami nya bahkan sangat rindu meskipun baru 2 hari.
Arka yang tidak mendengar jawaban dari istri nya langsung.
" ok kalau begitu mas balik saja ya, percuma pulang kalau tidak ada yang rindu sama mas." ucap Arka memegang pinggang Yasmi untuk turun dari pangkuannya.
dengan Cepat Yasmin menekan pantat nya agar suami nya tidak bisa mengangkat nya.
__ADS_1
" Yasmin rindu bahkan sangat rindu sama mas." ucap Yasmin sambil menundukkan kepala nya.
Arka tersenyum lalu mencium kening Yasmin, dan mengangkat dagu Yasmin agar mata mereka bertemu.
Arka mengecup sekilas bibir istri nya itu, bibir yang sangat ia rindukan selama 2 hari ini.
" mas juga rindu kamu, bahkan rindu nya Dillan pun di kalah kan oleh mas." ucap Arka dengan tersenyum.
pipi Yasmin langsung memerah setelah mendengar gombalan receh dari suami nya itu.
" Ihh mas." ucap Yasmin sambil memikul dada bidang suami nya.
" benar sayang, ngapain mas bohong, mas sangat rindu sama istri mas ini, bahkan mas rela mempercepat kepulangan mas hanya ingin bertemu dengan istri mas ini." ucap Arka sambil mencolek pipi mancung istri nya.
" Ya sudah Yasmin mandi dulu ya mas, sudah gerah seharian ini Yasmin mondar mandir kampus dan tempat praktek." ucap Yasmin setelah turun dari pangkuan Arka.
Yasmin berlalu begitu saja meninggalkan sang suami yang sedang duduk di sofa sambil memperhatikan nya, tidak lupa ia mengambil baju sebelum masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah selesai mandi, Yasmin masih betah berada di depan cermin kamar mandi, tadi ia mengambil lingeria berwarna hitam, ia malu untuk
" duh seperti saringan tahu begini, kemarin aku sudah memakai nya, tapi kok masih malu sih " gerutu Yasmin saat setelah memakai lingerie itu dan menatap pantulan diri nya di cermin.
" Kalau mas Arka ngetawain gimana? Kemarin ia yang minta dan saat ini ia tidak minta, apa mas Arka nanti ngatain aku sebagai wanita mu.... Ra..... Han ya." Ucap Yasmin.
" Duh kok jadi deg degan begini ya." Yasmin masih terus bergumam sambil berjalan mondar mandi di dalam kamar mandi, Yasmin bingung harus kah ia keluar atau kembali lagi untuk mengganti baju.
Ceklek.
Yasmin membuka pintu kamar mandi dengan memakai lingerie yang telah ia pakai dari tadi, setelah berdebat dengan akal dan fikiran nya akhir nya Yasmin memberanikan diri memakai pakaian saringan tahu itu. Dilihat nya Arka masih fokus dengan laptop nya, akhir nya Yasmin langsung berlari menuju tempat tidur dan membungkus tubuh nya dengan selimut.
Deg deg deg jantung Yasmin berpacu dengan sangat cepat, dia begitu gugup di tambah ia berlari membuat nya semua terlihat gugup.
Arka yang mendengar suara langkah kaki Yasmin berlari langsung mengalihkan pandangan nya dari laptop ke arah Yasmin Yang sudah terbaring di atas tempat tidur dengan terbungkus selimut, membuat Arka mengernyitkan kening nya.
" Yasmin." Panggil Arka lembut sambil berjalan menuju tempat tidur, arka berfikir jangan jangan Yasmin sedang sakit, arka begitu khawatir dengan kondisi Yasmin. .
" Sayang, kamu sakit?." Tanya Arka sambil berusaha membuka selimut yang membungkus Yasmin, namun Yasmin sekuat tenaga menahan nya agar Arka tidak bisa membuka, tapi itu justru semakin membuat Arja penasaran dengan tingkah Yasmin.
" Aku tidak apa apa kok mas, aku mau tidur mas." Jawab Yasmin di balik selimut nya.
" Kamu marah sama mas?." Tanya Arka merasa takut kalau Yasmin marah karena saat ia pulang tidak memberi kabar pada Yasmin.
__ADS_1
" Tidak." Jawab cepat Yasmin.
" Mas Arka kerja lagi saja, Yasmin mau tidur." Lanjut Yasmin.
Arka menghela nafas nya, ia benar benar yakin kalau Yasmi marah pada nya, Arka pun kembali ke sofa dan membereskan pekerjaan nya.
Yasmin yang mengira Arka sudah kembali ke sofa pun bernafas lega, dan sedikit membuka selimut nya.
" Aman." Gumam Yasmin pelan,
" seperti nya mending ganti baju lagi deh, bikin spot jantung lama lama." Ucap nya lagi.
Yasmin membuka selimut nya lebih besar lagi sehingga kepala nya kini tidak terbungkus selimut, lalu ia melihat tubuh nya.
Deg.
Yasmin menelan Saliva nya dengan kasar, ia membalikkan tubuh nya ternyata Arka sudah berada dibelakang nya sehingga membuat wajah nya menyentuh hidung Arka, mata mereka saling pandang membuat jantung Yasmi semakin berdetak kian cepat.
" Mas...mas." ucap Yasmin dengan gugup.
" Kenapa?." Ucap Arka dengan lembut.
" Kol kok di sini, Bu... Bukan nya tadi kerja lagi." Ucap Yasmi terbata bata.
" Istri mas lagi ngambek, jadi nya mas sudahi saja kerja nya." Ucap Arka.
Cup.
Arka mencium kening Yasmin dengan lembut.
" Yasmin tidak marah mas, beneran deh, Yasmin mau tidur karena sudah ngantuk, hoammm." Ucap Yasmin sambil menguap.
" Kamu sakit? Kenapa selimut nya begini, mas khawatir sama kamu." Ucap Arka kembali berusaha membuka selimut Yasmin tapj Yasmin menahan nya.
" Jangan mas." Ucap Yasmin.
" Kenapa? Mas khawatir sama kamu." Ucap Arka.
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
__ADS_1
...Happy Reading...