Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
Ran 274


__ADS_3

Nita pun menganggukkan kepalanya. Kemudian bu Rahma keluar rumah mengikuti sang suami yang sudah masuk ke dalam mobil.


Di sana sudah ada ajudan suaminya yang sedang berdiri di depan pintu mobil menunggu bu Rahma masuk.


"Mommy.... Mommy..."Teriak Aira yang masuk tergesa-gesa ke dalam rumahnya.


"İya sayang, ada apa kok putri mommy tergesa-gesa masuk ke rumah."Jawab El menghampiri putrinya. El mematikan kompor dan bergegas menyusul Aya.


"Tadi ada opa opa malah-malah di lumah tante Nita. Aya takut mom."Ucap Aya yang gemetar.


Aya tidak pernah mendengar Daddy, mommy atau pun keluarganya mengeluarkan kata-kata kasar atau membentak, sehingga ketika mendengar orang berbicara berteriak membuat dia takut.


"Nggak apa apa sayang, paling opanya tadi sedang ingin berlatih bernyanyi jadi beliau mengeluarkan suaranya keras."Bujuk El menenangkan putrinya. Padahal dia juga merasa cemas terhadap Nita.


"Sekarang Aya lihat kartun saja ya." Ajak El dengan menuntun putrinya menuju ruang tamu untuk menonton kartun.


"lya bunda." Jawab Aya sedikit tenang.


Setelah memastikan putrinya tidak merasa ketakutan, El mencoba mengintip apa yang sebenarnya terjadi di rumah Nita.


"Dek.."Sapa Zhafran

__ADS_1


"Astagfirullah Al-adzim, mas ngagetin saja."Jawab El yang kaget.


"Dek, ayo kita masuk." Ajak Zhafran.


Dia tahu jika saat ini pak Wijaya sedang berkunjung ke rumah Fajar.


El pun pasrah dan mengikuti zafran masuk ke rumah.


"Mas, mereka siapa kok bapak-bapak tadi marah-marah sama mbak Nita."Tanya El yang tadi sedikit mencuri dengar pembicaraan mereka dari luar.


"Beliau orang tuanya mbak Nita dek, kita jangan ikut campur masalah mereka. Cukup do'akan saja untuk kebaikan keluarga mereka."Jawab zafran.


"Nanti setelah orang tua mbak Nita pulang, adek bisa nenangin mbak Nita. Tapi sekarang kita tunggu dulu."Ajak zafran menenangkan istrinya.


Dia tahu jika sang istri sangatlah perhatian dengan tetangganya yang sedang tertimpa musibah. Apalagi dengan Nita yang saat ini sudah dia anggap sebagai saudara.


"Mas nggak akan ninggalin IFA kan?" Ucap El spontan mengingat masalah yang menimpa keluarga Fajar.


"Kenapa adik berfikir seperti itu? Apa adek nggak percaya sama mas?" Tanya Zhafran.


"Bukan gitu mas, tapi Ifa takut setelah Ifa melahirkan pasti tubuh Ifa jadi melebar dan itu tidak akan menarik lagi di hadapan mas." Jawab El

__ADS_1


"Jika memang mas adalah laki-laki nggak benar, setelah meninggalnya almarhumah pasti mas akan segera mendapat gantinya atau mas akan berganti-ganti cewek. Tapi apa, mas masih setia sama ibu nya Aya sampai bertemu adek. Bagi mas, sampai kapan pun adek tetaplah mempesona di mata mas. Mas tidak memikirkan bagaimana bentuk tubuh adek setelah melahirkan,yang paling utama adalah keselamatan adek dan jagoan kita."Jawab zafran menenangkan istrinya.


Wajar jika istrinya merasa ketakutan. Apalagi setelah tahu masalah keluarga Fajar. Nita yang begitu sempurna bisa di khianati.


Itulah ujian hidup yang harus di jalani setiap manusia. Pasti banyak cobaan yang berbeda-beda yang mereka hadapi.


"Terimakasih mas, Ifa sangat mencintai mas dan Aya. Entah apa jadinya hidup Ifa jika tidak bersama kalian."Ucap El dengan memeluk suaminya.


Mereka sedang berada di ruang tamu. Dan Aya tertidur setelah menonton kartun.


"kami juga sangat mencintai mommy dan jagoan di perut mommy." Jawab Zafran dengan membalas memeluk El.


Zafran juga mencium dahi El dengan lembut.


"Ya Allah, lindungi keluarga kami dari godaan yang dapat menghancurkan keutuhan keluarga kami."Doa zafran dalam hatinya.


...🌹🌹🌹🌹🌹...


...Jangan lupa Like dan Vote...


...Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2