
" Sayang, mas pulang, pulang ke rumah kita, dan maaf semua barang barang sayang mas ganti, agar mas tidak berlarut larut dalam kesedihan sayang." ucap Zafran bersamaan dengan kapal berlayar.
2 Minggu kemudian.
Kapal yang di tumpai oleh seluruh personil XXX sudah sampai di pelabuhan.
Kendaraan sudah berjajar dengan baik untuk membawa para prajurit ke kesatuan mereka.
di Batalyon sudah ada ayah, Langit dan Arka, mereka sengaja datang untuk ikut menjemput Zafran.
Setelah melakukan tradisi, Zafran terkejut di sana sudah ada keluarga, ia berfikir kalau keluarga tidak akan hadir untuk menjemput nya, namun ada yang kurang bagi Zafran karena putri kecil nya tidak ikut, memang sengaja Aya tidak di ajak, Karena usia nya yang masih kecil takut akan rewel di perjalanan, jadi Aya hanya menunggu di Jakarta bersama dengan Oma dan onty nya
" Assalamualaikum ayah." ucap Zafran langsung memeluk ayah
" Waalikumsalam, bagaimana kabar kamu nak???." tanya Ayah setelah melepas pelukannya.
__ADS_1
" Alhamdulillah sehat ayah, seperti yang ayah lihat, kak, terima kasih karena sudah berkenan menjemput aku." ucap Zhafran lalu bertos ria seperti para laki laki dewasa.
" Nyantai saja dek, ini semua demi Aya, ini sudah selesai kan, ayo kita pulang ke rumah." ucap Arka.
" Iya sudah kak, ayo kita pulang." jawab Zhafran.
Zafran berhenti sejenak setelah berada di depan rumah, dimana bayangan bayangan di masa lalu kembali teringat dan terus terus berputar di kepala Zafran.
Dimana terlihat Aisyah yang sedang menyiram bunga di depan rumah, bahkan bunga tersebut masih hidup sampai sekarang, setiap ia pulang dari dinas, selalu di sambut dengan senyuman manis nya.
Ayah dan Langit langsung memegang bahu Zafran.
" Apa kamu kuat, kalau tidak lebih baik kita ke hotel saja." ucap Ayah.
" Insya Allah kuat ayah, RAN sudah ikhlas atas kepergian Aisyah, ayo masuk." Jawab Zhafran.
__ADS_1
Setelah pintu terbuka, di sana hanya ada tikar saja, semua perabotan sudah tidak ada, bahkan foto foto juga sudah tidak ada, rumah dinas nya kini seperti awal lagi, Zhafran akan mengisi dengan lembaran baru bersama putri kecil nya kelak.
Mereka ber 4 duduk beralaskan tikar, bahkan Amar dan Dimas juga ikut di sana, mereka saling bercanda.
" Nak, ada yang mau ayah katakan " ucap Ayah tiba tiba, suasana yang awal nya banyak tawa menjadi hening
" Iya yah." jawab Zafran
" Begini nak, ayah minta maaf sebelum nya, mengenai almarhum dan almarhumah ke dua mertua kamu, ayah dapat informasi kalau ada yang bermain curang kepada mereka berdua, dan ayah sudah meminta tolong sama om Juna dan Om Sandi untuk menyelidiki nya dan kini penyelidikan itu membuahkan hasil, dan apa hasil nya, ternyata benar apa yang ada di fikiran ayah Selama ini, kalau ada yang berbuat curang, untuk hal ini ayah akan mengajak kamu untuk menemui dia, sebelum hukum memproses nya." ucap Ayah.
" Alhamdulillah, terima kasih ayah sudah melangkah terlebih dahulu untuk menyelesaikan ini semua, dan mengenai hal itu, ya Ran akan ikut menemui dia, Ran ingin tahu apa tujuan nya, sampai harus merenggut nyawa Aisyah." ucap Zafran.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
__ADS_1
...Terima kasih....