
" Ya kalau loe pengen ikutan juga, minta sama siapa gitu." Sahut Langit cuek, pandangan nya masih menghadap Senja dengan satu tangan bertumpu segi tiga pada meja menahan satu sisi kepala nya.
1 Minggu kemudian.
Hari ini, sehari menjelang acara pernikahan besok, di rumah Senja maupun di rumah Langit sedang berlangsung acara pengajian yang akan di lanjutkan dengan prosesi siraman, rumah mereka di dekorasi tema rustic mulai dari dalam sampai halaman rumah. Prosesi siraman merupakan salah satu adat menjelang akad nikah.
Di rumah Langit,
Langit merebahkan badan nya di atas tempat tidur, senyum terulas dari bibir nya, seharian ini melakukan prosesi dari pagi sampai sore, lelah tapi bahagia, dari kamar ia masih bisa mendengar suara ramai di bawah. Karena keluarga besar nya datang lebih banyak saat lamaran 1 bulan yang lalu.
π Me " Assalamualaikum, sayang bagaimana dengan siraman nya tadi?." Langit mengirimkan pesan pada Senja dan langsung centang biru 2.
π My Wife. " Waalaikumsalam. Alhamdulillah mas semua nya lancar, mas Langit sendiri gimana?."
πMe " Sama yank, besok kita akad nikah, aku sudah tidak sabar."
π My wife " Sabar dong mas, tinggal menghitung jam saja kok."
π Me " Mas tidak sabar nunggu setelah akad nya yank....."
__ADS_1
π My wife. " Ishh mulai deh."
πMe. " Mas kangen yank, Vc bentar ya plissss, 5 hari tidak ketemu sayang, mas sudah menahan rindu nih."
πMy Wife, " Eh tidak boleh mas, PAMALI!!!! kita kan lagi di pingit, sabar dong, besok kita bertemu di pelaminan."
πMe " Hmmm jam terasa berdetak lambat yank, pagi jadi telat datang nya."
πMy Wife " Lebay deh, ya sudah kita istirahat ya mas, sudah malam juga, tidak boleh begadang biar besok tetap segar."
πMe " Iya sayang, bagi kiss nya dong."
π Me " Yank."
πMe " Baik lah lihat hukum man dari mas besok yank." Langit menyimpan ponsel nya di atas meja setelah Senja mengabaikan chat terakhir, ia tersenyum lebar menatap langit langit kamar nya, angan nya melayang membayangkan hari esok, kehidupan baru nya akan di mulai.
...πππππππ...
Tepat pukul 06.00 pagi, Senja dan keluarga nya berangkat menuju hotel, hanya butuh waktu 30 menit untuk sampai ke sana karena jalanan masih lenggang. Tim MUA sudah menunggu di salah satu kamar yang sudah di booking untuk merias sang calon pengantin.
__ADS_1
" Kak, nak Langit kok tidak kasih tahu mas kawin nya apa ya." tanya ayah saat baru sampai di hotel.
" Kata mas Langit mas kawin nya seperangkat ala sholat yah." Jawab Senja, ayah hanya mengangguk. Dengan ramah MUA mulai membuat sentuhan di wajah Senja, sedangkan para asisten merias ini dan skuad girl bridesmaid.
Di rumah keluarga Langit, tim MUA sedang mulai merias mama dan bunda sert para wanita lain nya, sedangkan sang calon mempelai laki laki masih santai dengan pakaian rumah nya.
Langit memilih di dandani paling terakhir biar tetap fresh look kata nya.
" Nak Langit, sudha hafal bacaan akad nikah nya?." Tanya ustad Sahid yang mewakili keluarga untuk acara serah terima calon pengantin.
Mereka sedang menikmati sarapan pagi di meja makan bersama ayah papa dan kiga sahabat nya.
" In Sya Allah sudah hafal Ustad." jawab Langit
...π·π·π·...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1