
" Ceritanya aku terusin besok aja deh biar kamu tambah penasaran." goda El sambil membereskan kerjaan nya dan mulai memasukkan nya ke dalam tas ransel nya.
" Mbak El jahat banget sih sama intan, intan kepo banget loh." Rengek intan.
" Besok deh aku lanjutin cerita nya, sekarang aku mau pulang dulu, mau ikut tidak?." Ajak El.
" Emang nya mau kemana mbak?." Tanya intan.
" Nanti mau ke supermarket dulu, biasa mau beli cemilan buat lembur nanti malam." Jawab El dengan tersenyum.
" mbak itu suka ngemil tapi kok tidak gemuk gemuk sih, aku yang makan nya dikit cepet gemuk." Ucap intan.
" Ha ha ha, ya tidak tahu dek, sudah dari Sono nya, gimana jadi ikut tidak???." Tanya El.
" Tidak deh mbak, nanti kalau aku di jemput sama pak su, sekalian mampir ke rumah mertua." Tolak intan.
" Ya sudah aku duluan ya dek." Pamit El.
__ADS_1
" Mbak El hutang cerita loh sama aku." Ucap intan yang masih dengan rasa penasaran tingkat tinggi.
El pun mengacungkan 2 jempol nya tanda setuju, El berjalan keluar dari kantor menuju parkir motor nya, tidak lupa ia menyapa guru dan murid murid yang berlalu lalang dengan ramah nya.
Setelah sampai di parkiran, El menggunakan helm dan mengendarai motor nya dengan kecepatan rendah menuju supermarket yang lumayan dekat dengan sekolah tempat ia mengajar.
Setelah mengendarai motornya selama 15 menit sampai di depan supermarket yang lumayan besar dan lengkap ia menuju parkiran dan memarkirkan motornya di sana tidak lupa ia melepas jaketnya dan ditaruh di jok motornya.
Iya berjalan masuk sebelum mencari apa yang ingin ia beli ia mengambil troli dan masuk ke bagian cemilan kesukaannya ia berjalan mencari cari apa yang ia ingin beli.
" Tante cantik.... Tante cantik...." Teriak Aya memanggil El dari belakang dengan naik troly yang sedang di dorong oleh Daddy nya.
Karena ia kenal suara tersebut ia pun tengok-tengok mencari sumber suara ketika membalikkan badannya ia melihat ayah Oma dan zafran tersenyum dan berjalan menghampiri El, El pun menyambutnya dengan senyuman manis di bibir nya.
Deg .. deg... Deg...
Jantung zafran berdetak begitu cepat, tapi ia segera mengembalikan seperti semula, ia takut kalau nanti sampai ketahuan.
__ADS_1
Begitu pun El tidak bisa mengalihkan pandangannya dari personal senyuman zafran sehingga pandangan zafran dan El pun bertemu menambah kegugupan El pun menunduk sekejap untuk mengurangi kegugupannya tanpa mereka sadari Oma melihat cara pandang El terhadap anaknya dengan senyum yang penuh arti.
" Nak El juga di sini toh?." Ucap Oma untuk mencairkan suasana.
" Eh iya Tante, ini tadi mau cari buah buat stok, karena di rumah sudah habis." Jawab El dengan ramah.
" sendiri saja Fa? Kok tidak sama keponakan nya?." Imbuh Zafran.
" Eh i iya mas, tadi keponakan saya di jemput mama nya, saya juga Dari sekolah tadi sekalian mampir ke sini." Jawab El dengan sedikit rasa gugup nya.
" Loh, kalian sudah saling kenal?." Tanya Oma karena melihat mereka seperti akrab.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1