Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
AY 28


__ADS_3

" Wah emang Aria sangat hebat, saya tidak salah pilih menantu, ha ha ha." Kata pak Wijaya di sambut tawa mereka berdua, mereka semua saling melontarkan candaan yang menimbulkan tawa pecah di setiap ucapan mereka semua yang ada di dalam acara tersebut.


Selagi mereka menunggu kedatangan Arka, mereka saling bertemu dan menyapa para kolega bisnis yang sudah di undang dalam acara tersebut.


Sudah pukul 21.00 malam. Para tamu sudah semakin banyak yang datang, bahkan keluarga dari pak Wijaya calon besan sekaligus rekan bisnis ayah Ray.


Namun mempelai laki laki belum juga nampak terlihat batang hidung nya. Semua orang sudah menanyakan keberadaan Arka dimana, apalagi Elsa calon tunangannya sudah merasa gelisah karena Arka tidak kunjung datang, tapi keluarga Arka hanya berusaha menenangkan mereka semua kalau Arka sedikit lagi sampai Jakarta.


" Bun, gimana ini, acara seharusnya di mulai pukul 20.00 malam tapi sudah lewat dari satu jam, sedangkan Arka belum datang datang juga?." Tanya Langit bingung.


" Iya bunda juga bingung sekaligus khawatir sama adik mu nak, dari tadi perasaan bunda tidak enak sama sekali." Jawab bunda Mesya.


" Bunda tidak boleh berpikir aneh aneh deh, bunda harus tenang ok." Ucap Langit yang terus menggenggam tangan sang bunda

__ADS_1


Arion dan Langit sangat cemas karena setiap kali menghubungi no ponsel saudara nya itu selalu tidak aktif, dan itu membuat mereka semua sangat khawatir, para tamu undangan juga sudah merasa jenuh, karena acara nya tidak kunjung di mulai, mereka semua juga bertanya tanya, sebenarnya ada apa? Tapi keluarga Alfarizi ber alasan Arka ada sedikit urusan mangka nya datang nya terlambat.


...🍀🍀🍀🍀 ...


Di Rumah Sakit. Terlihat tiga mobil ambulans dan dua mobil dari pihak ke polisian memasuki area rumah sakit, para suster dan dokter segera membawa ke enak pasien tersebut ke ruangan UGD.


Setelah beberapa waktu laki laki yang mengemudikan mobil berwarna merah mengalami kejang kejang dan akhir ya pasien di nyatakan meningal dunia. Polisi memeriksa identitas korban yang meninggal dunia itu namun nihil, tidak ada satu pun identitas yang di temukan di dalam mobil atau pun di dompet nya, setelah di cek ternyata mobil merah yang ia pakai adalah mobil curian.


...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...


Di kediaman keluarga Alfarizi. Di seberang sana di tengah pesta yang sedang berjalan, keluarga Alfarizi dan keluarga calon besan serta para tamu undangan sudah semakin cemas dan kebingungan karena calon laki laki tidak kunjung datang.


Tidak berselang lama terdengar deringan telepon rumah keluarganya Alfarizi dengan segera bik Ida mengangkat gagang telepon tersebut, setelah tahu dari pihak kepolisian bik Ida segera mendatangi posisi di mana Ayah Ray berada.

__ADS_1


" Tuan, ada telepon untuk tuan." Ucap bik Ida.


" Siapa bik?." Tanya ayah Ray.


" Itu tuan dari kepolisian." Jawab bik Ida.


Semua orang di sana merasa terkejut dan kecemasan sudah menyelimuti hati mereka masing masing, dengan cepat ayah Ray segera menghampiri telepon tersebut tanpa menjawab ucapan dari bik Ida, Bunda langsung terduduk lemas yang saat ini sedang di temani oleh sang mommy dan Daddy nya.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2