
di tinggalkan oleh seroang wanita yang telah menemani kita hampir 1 tahun lama nya, tapi lebih nya kamu adalah kamu masih memiliki seorang putri nak, sedangkan ayah dulu, ayah tahu kalau kak Langit bukan lah putra kandung ayah, ayah saat itu sama seperti kamu, hanya bisa meratapi nasib, kenapa nasib ayah seperti ini saat itu sedangkan kamu ia adalah putri kandung mu, kita boleh bersedih, siapa yang bisa melarang nya nak, tidak ada satu orang pun yang berhak atas kesedihan kita atas kepergian sebagian jiwa kita ini, tapi perlu kamu ingat, kamu harus bangkit dan kamu harus bisa menjaga amanah yang telah di titipkan oleh Allah buat kamu, kemarin Aisyah sudah menjaga nya saat di dalam kandungan dan saat ini waktu nya kamu untuk menjaga, merawat serta mendidiknya, ayo kamu pasti bisa nak, lihat ayah sekarang saat kepergian ibu, ayah hanya dengan kak Langit saja, bahkan ayah dulu tidak ada ke inginan untuk menikah lagi, dan ternyata ayah salah, kakak kamu sangat membutuhkan sosok seorang ibu, dan akhir nya ayah bertemu dengan bunda dan kami menikah, jadi ayah tidak meminta kamu untuk melupakan Aisyah, bagiamana pun juga Aisyah juga ibu dari putri mu." ucap Ayah.
" terima kasih yah atas semua yang telah ayah ceritakan kepada Ran, semoga Ran bisa seperti ayah, dan ayah betul kalau Ran harus bangkit, dan ada Putri Dan yang harus ran jaga." jawab Ran.
" bagus, ingat kamu tidak sendiri, ada ayah, bunda dan Adik mu dan kakak kakak mu, oh iya para sahabat kamu akan berpamitan kepada mu, kamu tidak keberatan kan nak??." tanya Ayah.
" tidak ayah, bahkan ran sudah membuat mereka meninggalkan tugas nya." jawab ran.
" baik lah, temui mereka sekarang saja, karena 30 menit lagi mereka akan ke bandara untuk kembali ke Aceh.
__ADS_1
Ayah keluar kamar dan di ikuti oleh Zafran dari arah belakang ayah.
Semua mata tertuju kepada Zafran, karena penampilan zafran saat ini sangat lah jauh seperti mereka kenal, Zhafran yang sekarang seperti laki laki yang tidak merawat diri nya, bahkan sudah ada jambang di wajah nya, rambut panjang, ah bukan seperti Zafran yang mereka kenal.
" Maaf Dim, Mar kalau aku tidak menghiraukan kalian saat di sini." jawab Zafran.
" Cahaya????." tanya Zhafran dengan mengerutkan dahi nya.
" maaf om, kalau saya lancang, namun ini adalah pesan dari mbak Aisyah sebelum beliau masuk ke ruanv ICU, mbak Aisyah berpesan kalau putri om dan mbaj Aisyah di beri nama Cahaya begitu isi pesan dari mbak Aisyah." ucap Rosa yang tidak enak.
__ADS_1
" cantik, semoga di sana Aisyah juga di kelilingi oleh cahaya yang sangat terang benderang." jawab Zafran.
" Terima kasih semua nya, atas pengorbanan kalian semua yang ada Di sini, entah bagaimana cerita nya kalau tidak ada kalian, oh iya Mar, Dim, aku mau minta tolong, tolong kalian jual semua perabot rumah ku, ya???." ucap Zafran.
...🌹🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1