Jodoh Pilihan Istri

Jodoh Pilihan Istri
JPI 267


__ADS_3

" Bagaimana, sudah siap untuk sekolah?." Tanya ayah.


" Siap tidak siap harus siap ya." Kata bunda.


" Adik nanti ikut lagi ya mengantar kakak ke sekolah." Ucap Langit pada Azell yang sedari tadi melihat kakak sulung nya itu.


...🌹🌹🌹...


Beberapa bulan berikut nya, Ovi dan Nova juga ikut melahirkan, mereka ber dua melahirkan seorang baby cantik yang menggemas kan, suasana yang begitu riuh membuat baby Azell menangis.


" Aduh putri ayah ini kenapa, kenapa nangis nak?." tanya ayah pada putri nya


" Kakak ya, kakak." ucap Azell yang sedang mencari kakak nya.


" Itu kakak, adik mau kakak siapa?." tanya Ayahh.


Azell mencari cari sosok kakak yang sedang ia cari tapi tidak ada.


" Kakak, kakak, kakak." Rancau Azell terus menerus, membuat ayah bingung, padahal semua kakak nya ada di sana.


" Yah, kenapa dengan adik." tanya bunda yang kaget mendengar tangisan putri nya, bunda yang saat itu habis dari toilet.

__ADS_1


" Ayah tidak tahu Bun, tadi adik bilang kakak kakak, sedang ke 4 kakak nya ada di sini, seperti bukan ke 4 kakak nya yang di cari." ucap ayah


Dari arah pintu masuk lah 3 laki laki beda usia yang dewasa menggendong seorang anak laki laki juga, dan 1 nya berjalan dengan riang.


Azell yang melihat langsung menghentikan tangisan nya lalu meronta ronta untuk meminta turun dari gendongan sang ayah.


Ayah yang tahu langsung menurunkan putri kecil nya itu. Setelah Azell.


Azell langsung berlari dan memeluk Rendra.


" Abang El." panggil Azell sambil memeluk Rendra.


" Hai adik, adik Azell habis nangis ya." ucap Rendra yang mensejajarkan tinggi badan nya dengan Azell.


" Adik kakak, kenapa menangis?." tanya Rendra.


Dari sekian anak laki laki dari Ray, Adit, Wildan, Tio, hanya Rendra yang membuat Azell nyaman, Azell selalu minta main ke rumah papi dan mami nya, Azell memang dekat dengan ke 4 kakak nya, tapi Azell lebih dekat dengan Rendra, sikap Rendra yang penyayang yang bisa membuat Azell senang.


Yang lain nya memanggil Rendra dengan nama Rendra tapi tidak bagi Azell, entah kenapa Azell malah memanggil Rendra dengan panggilan Elang atau El.


" Abang ada di sini, adik cari kakak?." tanya Rendra lagi

__ADS_1


" Iya, adik kangen." jawab Azell dengan senyum


Rendra memeluk Azell dan mencium kening Azell, wajah Azell bersemu merah, setiap Azell mendapatkan kecupan dari Rendra pipi Azell merah seperti malu.


Ray, Mesya, Yeni dan Adit yang melihat itu membuat mereka tertawa.


" Mas besan lihat lah mereka berdua, seperti cocok, Alhamdulillah doa ku terkabul." ucap Adit yang masih menggendong Damar


" Kamu itu bisa saja Dit, kita berdoa saja, semoga apa yang kita inginkan terkabul, dan itu pun tanpa ada paksaan." jawab Ray.


" Bang, tapi Syasya malu deh, adik itu masih kecil tapi kenapa wajah nya merah saat di cium sama Rendra." ucap Mesya.


" Itu salah satu nya Sya, mangka nya kalau besar nikah kan saja mereka." sahut Adit.


" Mungkin sayang dulu juga begitu?." goda Ray.


" Ih Abang, mana mungkin Syasya seperti itu, bisa di gorok leher sama Daddy dan mommy." jawab Mesya


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2